Soal Gaji Guru “Rendah”, Aswad: Pemda Boalemo cari solusi

- Jurnalis

Sabtu, 8 Juni 2024 - 18:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Dikbud Boalemo) – Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo tengah mencari solusi bagi Gaji Guru Honorer yang belum lama ini menyita perhatian publik.

Gaji Guru Honorer yang hanya sebesar Rp.100.000 setiap Bulannya, ramai dibicarakan dikalangan masyarakat hingga mencuat di beranda sosial media Facebook.

Hal itu sebagaimana dijelaskan Kepala  Dinaa Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo melalui Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dikbud Kabupaten Boalemo, Aswad.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pembayaran honor guru senilai Rp 100 ribu yang menyita perhatian sejumlah kelompok masyarakat itu sudah sesuai petunjuk teknis (Juknis) oleh pihak sekolah melalui dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).

kami sudah mendengar informasi tersebut. sementara jika tuduhan sejumlah pihak dialamatkan kepada pemerintah daerah dan dinas teknis yang enggan peduli dan menutup mata soal kesejahteraan tenaga pendidik atau guru, itu sangat tidak benar. Sebab, pemerintah daerah melalui Dikbud Boalemo sudah mengalokasikan anggaran di tahun 2024 untuk honor tenaga pendidik seperti tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Aswad, Dikbud Boalemo pada saat pembayaran gaji guru honorer terbentur adanya regulasi terbaru. Yakni, UU Nomor 20 Tahun 2023 yang secara tegas melarang kebijakan pengangkatan non ASN, termasuk pembayaran honor tenaga pendidik dan kependidikan non ASN yang tidak masuk database pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Baca Juga :  DPPKBP3A: Pentingnya kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga

Kendati demikian, Aswad mengaku saat ini pihak Pemerintah Daerah masih mencari formula berkaitan pembayaran honor guru dimaksud. Supaya dikemudian hari tidak menjadi masalah baru maupun temuan bagi guru bersangkutan dan pihak Dikbud.

Baca Juga :  HUT Boalemo Ke-22 : Bangkit Bersama Untuk Keberagaman Boalemo Tangguh

Sementara untuk sekolah swasta, baik itu yayasan maupun madrasah kedudukannya masih berada dalam naungan dan tanggungjawab 3 unsur. Yakni, unsur pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pihak Kementerian Agama (Kemenag) dan juga unsur Yayasan.

Berita Terkait

Pimpin Muscam V Tilamuta, Lahmuddin Hambali Tegaskan Kader Golkar Harus Jadi Motor Kepentingan Publik
Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo
Perkuat Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian Lakukan Deteksi Dini ILTB dan Kunjungan Rumah di Desa Bongo Tua
Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat
Apresiasi Lokasi KNMP Boalemo, Irjen KKP Beri Sinyal Kehadiran Prabowo Subianto untuk Peresmian
PKM Berlian Gelar CUC di Desa Diloato, Pastikan Anak Boalemo Terproteksi Imunisasi Lengkap
Pemerintah Hadir: Lahmudin “Pasang Badan” soal Penanganan Banjir di Mohungo
Sering Terendam Banjir Saat Hujan Deras, Wabup Boalemo Tinjau Lokasi Pembangunan Embung di Mohungo

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:27 WITA

Pimpin Muscam V Tilamuta, Lahmuddin Hambali Tegaskan Kader Golkar Harus Jadi Motor Kepentingan Publik

Sabtu, 18 April 2026 - 13:22 WITA

Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo

Jumat, 17 April 2026 - 19:49 WITA

Perkuat Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian Lakukan Deteksi Dini ILTB dan Kunjungan Rumah di Desa Bongo Tua

Rabu, 15 April 2026 - 22:57 WITA

Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat

Rabu, 15 April 2026 - 14:17 WITA

Apresiasi Lokasi KNMP Boalemo, Irjen KKP Beri Sinyal Kehadiran Prabowo Subianto untuk Peresmian

Berita Terbaru