Aksara Sepi

- Jurnalis

Jumat, 27 Agustus 2021 - 16:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Lilis Gobel (Penikmat Senja)

Aksara selayak bait mati,
Menitip kicau pada burung pagi
Ribuan kilometer yang ditempuh narasinya
Sia-sia,
Tak menjadikannya nyata memeluk rindu
Yang tersuara.

Dan pada senja, rasa itu selalu menitip kembali
Tentang sebuah waktu yang ingin berbicara
Menunggui setiap gamang malam
Dalam lebam-lebam puisi yang terdiam
Selayak gulita menyandang nyeri menanti cahaya.

Mengapa asa diceruk atma
Sedang tatap adalah sebuah kehilangan
Mencari bilah tabir bilakah mengijinkan
Membawa sepenggal sajak tak berwarna dan bernama.

Baca Juga :  Rusli Habibie : Jangan pernah meninggalkan Rakyat

Tentangmu mungkin kekisah mengurut lelah
Menanti istirahatnya rasa yang kian pongah
Sejenak meninabobokan rindu ini
Agar ketikanya esok mampu tersapa kembali
Ketika pagi ada, anggaplah aku memelukmu lagi.

Berita Terkait

Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022
Ngutang Lagi? Ketika Raja dan Penjaga Gerbang Mengawal 25 Keping Emas
Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat
Pemerintah Hadir: Lahmudin “Pasang Badan” soal Penanganan Banjir di Mohungo
Sering Terendam Banjir Saat Hujan Deras, Wabup Boalemo Tinjau Lokasi Pembangunan Embung di Mohungo
Langkah Strategis Boalemo: Kolaborasi Pemkab dan Kemenhan Matangkan Desain Markas Batalyon
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:11 WITA

Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:27 WITA

Ngutang Lagi? Ketika Raja dan Penjaga Gerbang Mengawal 25 Keping Emas

Jumat, 24 April 2026 - 18:40 WITA

Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme

Jumat, 24 April 2026 - 13:49 WITA

Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Rabu, 15 April 2026 - 22:57 WITA

Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat

Berita Terbaru