Bersama DPPKBP3A, KKAD Boalemo Kaji Banding Regulasi Perlindungan Perempuan dan Anak

- Jurnalis

Jumat, 25 November 2022 - 14:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Makassar) – Demi memastikan implementasi Regulasi dan Kebijakan daerah tentang Pengarusutamaan gender untuk Program Responsif gender serta penanganan kasus terhadap Perempuan dan Anak, Kerukunan Keluarga Anggota Dewan (KKAD)  Kabupaten Boalemo lakukan Kaji Banding ke Kota Makassar.

Berlangsung selama Tiga hari (23-25) November 2022, KKAD yang didampingi Kabid P3A Dinas DPPKBP3A Kabupaten Boalemo Nurbiya Tengkeran, menyambangi Ikatan Keluarga Anggota Dewan (IKAWAN) Kota Makassar, Dekranasda Provinsi Sulsel, dan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Makassar.

Baca Juga :  Tekan angka stunting wilayah terpencil di kecamatan Botumoito, DPPKBP3A gelar Minlok II

Ketua KKAD Kabupaten Boalemo Hj. Yanti Manan S.Sos., menyampaikan, kunjungan Pihaknya ke DPRD Kota Makassar untuk mendapatkan ilmu agar bisa bersinergi dengan suami.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam berkarir, Perempuan memiliki peran yang sangat penting. Mampu bersinergi dengan suami dalam Rumah tangga bisa berdampak baik kepada karir suami,” ungkap Ketua KKAD Yanti Manan saat diwawancarai melalui telepon selulernya.

Tak hanya itu, Istri-istri anggota legislatif Kabupaten Boalemo juga melakukan kaji banding ke Dekranasda untuk melihat langsung kerajinan tangan untuk diadopsi KKAD kabupaten Boalemo.

Agar memiliki keahlian di bidang kerajinan yang bernilai ekonomis, kami juga mengunjungi Dekranasda sebagai salah satu pusat kerajinan ibu-ibu di Kota Makassar,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang P3A Nurbiya Tengkeran menerangkan, Dinas DPPKBP3A juga mengunjungi Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak kota Makassar untuk mengadopsi metode perlindungan Perempuan dan Anak Kota Makassar untuk diterapkan di Kabupaten Boalemo.

Berita Terkait

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:30 WITA

Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA