Bersama Forkopimda, Bupati Boalemo Desak PT. PG selesaikan kewajiban untuk Daerah

- Jurnalis

Selasa, 15 April 2025 - 15:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Pemda Boalemo) – Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, memimpin rapat Forkopimda yang membahas permasalahan non-teknis yang tengah dihadapi PT. Pabrik Gula Tulangohula. Rapat berlangsung di Aula Kantor Camat Paguyaman, Selasa (15/4/2025).

Turut hadir dalam rapat ini unsur Forkopimda, para pimpinan OPD terkait, camat, serta kepala desa dari Kecamatan Paguyaman, Wonosari, dan Dulupi.

PT.PG Alami kerugian
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rum Pagau mengungkapkan bahwa PT. Pabrik Gula Tulangohula mengalami kerugian signifikan yang mencapai Rp18,9 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu penyebab utama adalah keberadaan ternak sapi milik masyarakat yang dibiarkan berkeliaran secara liar di lahan perusahaan, yang kemudian merusak tanaman tebu.

Melalui rapat Forkopimda ini, kita mencari solusi agar ternak masyarakat tidak lagi mengganggu aktivitas dan tanaman tebu milik PT. Pabrik Gula Tulangohula,” ujar Bupati.

Ia menekankan pentingnya peran kepala desa dalam melakukan pengawasan terhadap warganya yang memiliki ternak. Bupati juga mengimbau agar ternak sapi tidak lagi dilepas di sekitar lahan pabrik.

Jika ditemukan ternak sapi berada atau bahkan diikat di lahan Pabrik Gula, maka ternak tersebut akan diamankan ke Polsek, dan pemiliknya dikenai denda sebesar Rp1 juta,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga meminta seluruh kepala desa untuk melakukan pendataan terhadap warga yang memiliki ternak sapi.

Baca Juga :  Pemda Boalemo Resmi Exit Meeting dengan BPK-RI

Bupati Boalemo desak PTPG Selesaikan kewajiban kedaerah

Baca Juga :  Banggar DPRD Boalemo Pacu Pembahasan APBD Perubahan 2025

Tak hanya itu, Bupati Rum Pagau juga menyinggung kewajiban PT. Pabrik Gula untuk menyelesaikan pembayaran BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) di Kabupaten Boalemo, mengingat sekitar 65 persen lahan pabrik berada di wilayah tersebut.

“Saya harap pihak Pabrik Gula segera menyelesaikan kewajibannya, agar pemerintah daerah dapat memperbaiki kembali jalan-jalan yang rusak,” pungkasnya.

Berita Terkait

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Senin, 1 Juni 2026 - 14:49 WITA

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA