Trilogis (BOALEMO) – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Boalemo resmi dimulai. Seremoni peletakan batu pertama dipusatkan di Desa Tabulo Selatan, Kecamatan Mananggu, sebagai tanda dimulainya pembangunan KNMP yang tersebar di tujuh titik lokasi di Kabupaten Boalemo.
Pembangunan tersebut menjadi salah satu program strategis yang diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya nelayan, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi petani dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Boalemo, Asra Moerad, mengungkapkan total nilai investasi pembangunan KNMP tersebut mencapai Rp10.816.767.000.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pekerjaan pembangunan dilaksanakan oleh konsorsium yang terdiri dari PT Inovasi Multi Kreasi, PT Amaliku, dan PT Kelman Infra Perkasa.
Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, dalam arahannya menyampaikan bahwa masuknya program pembangunan dari pemerintah pusat menjadi peluang besar bagi daerah, mengingat keterbatasan kemampuan fiskal pemerintah daerah untuk membiayai proyek dengan nilai besar.
“Boalemo saat ini mendapatkan 8 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sudah masuk. Kalau ini dibebankan pada anggaran daerah, mustahil bisa dibangun oleh pemerintah daerah karena nilainya yang sangat besar. Oleh karena itu, kita harus sangat bersyukur,” ujar Rum Pagau.
Namun, Bupati mengingatkan agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat pasif. Ia meminta masyarakat Boalemo mampu memanfaatkan berbagai peluang ekonomi yang muncul seiring masuknya program pembangunan tersebut.
“Bapak dan Ibu, saya minta masyarakat Boalemo jangan cuma tidur. Manfaatkan semua program yang masuk ke daerah!” tegasnya.
Menurut Rum Pagau, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tidak semata-mata ditujukan bagi masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan. Program tersebut juga diharapkan memberikan ruang bagi petani maupun pelaku UMKM untuk ikut mengambil manfaat dari pembangunan dan aktivitas ekonomi yang ditimbulkannya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga dan memanfaatkan pembangunan tersebut untuk kepentingan masyarakat dalam jangka panjang.
Rum Pagau menilai hadirnya berbagai program pembangunan dari pemerintah pusat merupakan kesempatan yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah daerah maupun masyarakat.
“Pembangunan Kampung Nelayan ini bukan cuma untuk nelayan, tapi ada porsi khusus untuk petani hingga pelaku UKM,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati mengaitkan pembangunan tersebut dengan amanah konstitusi mengenai pengelolaan sumber daya alam dan pembangunan yang ditujukan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Dengan dimulainya pembangunan KNMP di tujuh titik lokasi, Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap fasilitas yang dibangun nantinya dapat memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, meningkatkan produktivitas sektor perikanan, serta mendorong tumbuhnya usaha masyarakat di tingkat lokal.



















