Dikes Boalemo seriusi pengelolaan limbah medis Fasyankes

- Jurnalis

Jumat, 2 Desember 2022 - 16:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Penagangan dan Pengelolaan Limbah B3 menjadi salah satu hal yang harus diseriusi Pemerintah Daerah agar tidak mencemari lingkungan.

Tak hanya soal mencemari lingkungan, Limbah B3 pun berpotensi menimbulkan penyakit menular dari Pasien kepada tenaga medis itu sendiri.

Mengapa Pengelolaan limbah ini penting?, karena bisa jadi juga kita Tenaga Medis menjadi korban sebelum mencemari lingkungan dan bisa menimbulkan penyakit bagi orang lain,” ungkap Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, dr. Roni Imran, saat menutup kegiatan Rapat Koordinasi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun  (B3) di Fasilitas Pelayanan kesehatan yang bertempat di Gedung PMI Kabupaten Boalemo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya menerangkan, Pengelolaan limbah B3 Fasyankes sendiri diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) LHK Nomor 56 tahun 2015 tentang Tata Cara dan Pesryaratan Teknis pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun di Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

Baca Juga :  Makan Bersama. 4 Partai Bakal Usung Rum Pagau di Pilkada Boalemo??

Tentunya dalam pengelolaan limbah medis B3, kata dokter yang juga merupakan Ketua Markas PMI kabupaten Boalemo itu, harus mengedepankan kaidah-kaidah yang telah diatur.

yang diamanatkan oleh aturan ini jelas. Yaitu melalui pemilahan yang benar (identifikasi limbah B3), Penyimpanan limbah B3 dan pemusnahan limbah B3 baik melalui kerja sama pihak ke 3 maupun pemusnahan secara mandiri yang tentunya harus mengikuti kaidah-kaidah yang telah di atur dalam regulasi yang ada,” jelas dr. Roni.

Kabupaten Boalemo sendiri, dalam menindaklanjuti aturan, perlu di adakan cool storage untuk penyimpanan limbah B3 di fasyankes  mengingat limbah ini harus di simpan pada suhu di bawah 0 derajat.

Baca Juga :  Tak Hanya Keamanan, Dikes Boalemo Siap Dengan Tenaga Kesehatan Dalam Sambut Presiden RI

Bahkan, Solusi lain yang muncul karena keterbatasan penganggaran maka salah satu pilihan solusi yang dapat di ambil adalah pengadaan  Frezer / kulkas di masing-masing Puskesmas.

Untuk pengelolaan limbah B3 di Fasyakes, maka perlu di siapkan TPS yang terpisah dengan gedung Puskesmas dan di lengkapi dengan Frezer,” tutupnya.

Terpantau, giat yang dihadiri seluruh Pengelolah sampah medis disetiap Puskesmas ini, dihadiri Narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup dan kehutanan Provinsi Gorontalo, Narsruddin, S.Pd., SKM.,M.Si., selaku Kabid Pengkajian dan Penataan Lingkungan, dan Suherman dinata SKM sebagai Kepala Seksi KLKK-OR Dikes Provinsi Gorontalo.

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Darah Muda di Pucuk PBB Gorontalo: Kisman Abubakar Siap Ubah Peta Geopolitik Daerah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WITA

Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA