Dikpora “Gagal Fokus”, Ketua Komsat PMII beberkan sejumlah Kasus Dikpora

- Jurnalis

Senin, 26 April 2021 - 14:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Meskipun sudah diklarifikasi oleh Pemerintah Daerah melalui Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga yang digelar senin (26/4) kembali menuai Kritikan dari Ketua Komisariat PMII UNIPO Kampus 2 Boalemo Alkif Agunta.

Alkif malah menilai bahwa Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga gagal Fokus dan tidak mampu menetralisir kondisi daerah.

Pasalnya, menurut Aklif, Pemerintah Daerah harusnya membeberkan saja tuntutan sejumlah mahasiswa seperti yang diberitakan sebelum-sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan harusnya langsung kesubstansi yaitu membeberkan semua daftar penerima beasiswa yang terakomodir,” ungkap kader PMII Kabupaten Boalemo

Bahkan menurut Alkif, Dikpora selalu mendapatkan kritikan terhadap sejumlah Program Pemerintah yang melekat di Dikpora sembari membeberkan sejumlah dugaan Pelanggaran yang ada di Dikpora.

“Dari dulu Dikpora selalu menuai Kritikan. Mari kita urai. Pertama Masalah Dusun Pintar, Dugaan Pungli, Dana Bos, Apkasi, dan Dugaan Pungli DAK tahun 2020,” beber Alkif

Terkahir, Alkif mengaku selsai bulan Ramadhan, dirinya bersama Mahasiswa PMII lainnya akan menyambangi Polres Boalemo guna mempertanyakan progres Dugaan Pungli DAK tahun 2020.

“Saya tidak punya kepentingan terhadap masalah ini. Saya juga bukan sebagai penfaftar Penerima Beasiswa, hanya saja perlu diketahui Pemerintah Daerah harus tetap menjaga stabilitas Daerah. Jika tak ada aral melintang, kami (PMII Kabupaten Boalemo) akan menyambangi Polres Boalemo untuk mempertanyakan Progres Dugaan Pungli DAK tahun 2020,” pungkasnya.

Baca Juga :  Banyak diminati masyarakat, Sherman Moridu buka turnamen Sepak Takraw Ampuh Cup II

Berita Terkait

Menjaga Marwah Birokrasi; Antara Kompetensi Pemimpin dan Bahaya “Penumpang Gelap”
Sekda Gagal, Kepala BKAD Ilegal?
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo
Perkuat Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian Lakukan Deteksi Dini ILTB dan Kunjungan Rumah di Desa Bongo Tua
Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat
Apresiasi Lokasi KNMP Boalemo, Irjen KKP Beri Sinyal Kehadiran Prabowo Subianto untuk Peresmian

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:28 WITA

Menjaga Marwah Birokrasi; Antara Kompetensi Pemimpin dan Bahaya “Penumpang Gelap”

Jumat, 24 April 2026 - 18:40 WITA

Sekda Gagal, Kepala BKAD Ilegal?

Jumat, 24 April 2026 - 18:34 WITA

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 April 2026 - 13:49 WITA

Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Sabtu, 18 April 2026 - 13:22 WITA

Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo

Berita Terbaru

Headline

Sekda Gagal, Kepala BKAD Ilegal?

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:40 WITA

Advertorial

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:34 WITA