Distan Boalemo siapkan Petani untuk Ekspor Komoditi Baru

- Jurnalis

Sabtu, 12 Februari 2022 - 13:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Pemda Boalemo) – Kabupaten Boalemo merupakan salah satu daerah yang memiliki wilayah Pertanian yang cukup luas.

menjadi salah satu penyumbang eksport jagung di Provinsi Gorontalo, kini Boalemo melalui Dinas Pertanian, mengembangkan komoditi lain yaitu Budidaya Durian untuk di ekspor.

Terpantau Siang (sabtu 12/2/2022) tadi, Bupati Boalemo Ir.Anas Jusuf M.Si., membuka Sosialisasi Pengembangan  Komoditi eksport Pertanian yang  diselenggarakan Dinas Pertanian Kabupaten Boalemo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bertempat di Aula Tapadaa Beach Resort, Anas membeberkan Animo masyarakat Kabupaten Boalemo yang sudah mulai berminat menanam Durian.

salah satu komoditas yang harus di kembangkan di Kabupaten Boalemo adalah durian. Karena akhir-akhir ini masyarakat sudah mulai banyak yang berminat menanam durian,” ujar Bupati Anas Jusuf.

Dalam Sosialisasi tersebut dihadiri Kadis Pertanian Roslina Karim, narasumber,

Baca Juga :  Berikut pesan Dr. Hendriwan Untuk 60 Jemaah Haji Boalemo

Pimpinan OPD, Penyuluh Pertanian dan kelompok tani durian itu, Anas optimis bahwa Durian menjadi salah satu komoditi Pertanian yang akan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Tentu kondisi ini sebagai peluang untuk meningkatkan ketahanan pangan dan meningkatkan nilai ekonomi rumah tangga kita. Sebenarnya tanaman durian ini, kalau dilihat dari beberapa populasi, khususnya di Tilamuta, ada beberapa durian ditanam di pekarangan tumbuh dan berbuah. artinya kita sudah membudidayakan secara profesional saja, itu sudah menghasilkan, apalagi kalau ada sentuhan teknologi,” kata Anas.

Anas juga menjelaskan, jenis durian yang sangat berpotensi menjadi peluang petani adalah jenis durian yang harganya sangat tinggi.

Ada salah satu komoditas jenis durian musankin yang nilai harga pasarnya sangat luar bisa dan mencapai 400 ribu sampai 500 ribu perkilo.Kalau durian ini di kembangkan di Kab.Boalemo,maka perekonomian masyarakat akan meningkat. Sehingganya bagaimana membuat tanaman durian ini menjadi berproduksi lebih maksimal,” lanjut Anas.

Bupati Anas Jusuf saat memberi sambutan. dok.Hms/Tr

oleh sebab itu, dirinya berharap, sosialiasi tersebut bisa menjadi media pembelajaran bagi petani.

saya berharap kepada peserta, baik penyuluh maupun petani agar dapat mengikuti sosialisasi ini dengan baik dan ilmunya kita manfaatkan untuk pengembangan komoditas durian,khususnya di Kabupaten Boalemo,” pungkasnya.

Berita Terkait

Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat
Apresiasi Lokasi KNMP Boalemo, Irjen KKP Beri Sinyal Kehadiran Prabowo Subianto untuk Peresmian
PKM Berlian Gelar CUC di Desa Diloato, Pastikan Anak Boalemo Terproteksi Imunisasi Lengkap
Pemerintah Hadir: Lahmudin “Pasang Badan” soal Penanganan Banjir di Mohungo
Sering Terendam Banjir Saat Hujan Deras, Wabup Boalemo Tinjau Lokasi Pembangunan Embung di Mohungo
Langkah Strategis Boalemo: Kolaborasi Pemkab dan Kemenhan Matangkan Desain Markas Batalyon
Investasi Kesehatan Masa Depan: Puskesmas Berlian Jemput Bola Sasar Balita ‘Zero Dose’
Gandeng Rusli Habibie, Wabup Boalemo Serahkan Proposal Infrastruktur ke Pimpinan Komisi V DPR RI

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:57 WITA

Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat

Rabu, 15 April 2026 - 14:17 WITA

Apresiasi Lokasi KNMP Boalemo, Irjen KKP Beri Sinyal Kehadiran Prabowo Subianto untuk Peresmian

Rabu, 15 April 2026 - 14:05 WITA

PKM Berlian Gelar CUC di Desa Diloato, Pastikan Anak Boalemo Terproteksi Imunisasi Lengkap

Selasa, 14 April 2026 - 23:43 WITA

Pemerintah Hadir: Lahmudin “Pasang Badan” soal Penanganan Banjir di Mohungo

Senin, 13 April 2026 - 15:46 WITA

Sering Terendam Banjir Saat Hujan Deras, Wabup Boalemo Tinjau Lokasi Pembangunan Embung di Mohungo

Berita Terbaru