DPRD Boalemo Genjot Finalisasi RTRW: Kunci Arah Pembangunan Menuju 2045

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 15:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis_(DPRD Boalemo) — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boalemo tengah menggenjot percepatan finalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2025–2045.

Dokumen ini ditegaskan menjadi fondasi strategis yang akan menentukan arah pembangunan, investasi, dan tata kelola sumber daya daerah untuk dua dekade ke depan.

RTRW Dikebut Selesai Akhir Oktober

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPRD Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho, menyatakan bahwa seluruh fraksi telah menerima dan mendukung penuh Ranperda RTRW tersebut. Ia secara tegas menargetkan pembahasan ini harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya.

Masyarakat menunggu kepastian wilayah—apakah masuk kawasan industri, pertanian, atau pertambangan. Semua tertuang dalam RTRW, dan ini menjadi dasar pembangunan ke depan,” ujar Karyawan Eka Putra Noho, seraya menekankan pentingnya penetapan RTRW sebelum akhir Oktober.

Percepatan ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boalemo yang sebelumnya telah melakukan kunjungan ke Kementerian ATR/BPN di Jakarta, di mana dokumen RTRW dinyatakan lengkap dan siap diajukan ke Rapat Lintas Sektor (Linsek).

Baca Juga :  Dukung Penetapan RTRW, FD: Tegaskan Kawasan Tambang Harus Selektif dan Berkelanjutan

Fokus Utama: Ekonomi, Investasi, dan Pertambangan

Dalam pembahasan tersebut, Ketua DPRD menyoroti sejumlah aspek krusial yang harus diakomodir secara jelas dalam tata ruang:

  1. Kepastian Zonasi: Harus ada kejelasan dalam zonasi kawasan pertanian, industri, pengembangan pelabuhan, hingga sektor pertambangan. Kejelasan ini menjadi kunci untuk menarik investasi berkelanjutan.
  2. Pusat Ekonomi: Karyawan Eka Putra Noho menegaskan, Tilamuta harus diarahkan sebagai pusat perputaran ekonomi daerah yang berdaya saing tinggi.
  3. Kearifan Lokal: Ia juga mengingatkan agar RTRW tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga harus melindungi dan menumbuhkan nilai budaya dan adat istiadat agar tidak tergerus oleh kebijakan pembangunan.
Baca Juga :  Gandeng Polantas dan BNN, SNC Boalemo Edukasi Siswa tentang Taat Berlalulintas dan Bahaya Narkoba

Finalisasi Ranperda RTRW 2025–2045 ini diharapkan dapat segera disahkan, menjadi pedoman hukum yang kuat untuk menjamin keseimbangan antara kemajuan pembangunan, pertumbuhan ekonomi daerah, serta kelestarian lingkungan dan budaya lokal.

Berita Terkait

DPRD Boalemo Tindaklanjuti Temuan Bupati, Turun Cek Kerusakan SMPN 3 Mananggu
WFA di Boalemo, Efisien di Atas Kertas, Mahal di Kehidupan Nyata
Pastikan Keamanan Nataru, Kapospam Tilamuta, IPDA Suwendi Rasima, Pimpin Pengamanan di Titik Strategis
Dikbud Boalemo Raih Tiga Penghargaan Mutu Pendidikan dari BPMP Gorontalo
Seluruh PKB Boalemo Teken Sasaran Kinerja Wilayah, Perkuat Komitmen Program Bangga Kencana
Hardi Mopangga Dampingi 60 UMK Terima Bantuan BAZNAS Provinsi
Ikbal Ka’u: Menolak Lupa, Pemerintah Jangan Jadi Corong Perusahaan yang Menindas Rakyat
Desa Hungayonaa Jadi Ujung Tombak: Posyandu Gorontalo perkuat Implementasi 6 Bidang SPM

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:21 WITA

DPRD Boalemo Tindaklanjuti Temuan Bupati, Turun Cek Kerusakan SMPN 3 Mananggu

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:39 WITA

WFA di Boalemo, Efisien di Atas Kertas, Mahal di Kehidupan Nyata

Jumat, 26 Desember 2025 - 21:46 WITA

Pastikan Keamanan Nataru, Kapospam Tilamuta, IPDA Suwendi Rasima, Pimpin Pengamanan di Titik Strategis

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:18 WITA

Dikbud Boalemo Raih Tiga Penghargaan Mutu Pendidikan dari BPMP Gorontalo

Selasa, 9 Desember 2025 - 21:25 WITA

Seluruh PKB Boalemo Teken Sasaran Kinerja Wilayah, Perkuat Komitmen Program Bangga Kencana

Berita Terbaru