Eka Putra : Bahaya Infodemi ditengah Pandemi

- Jurnalis

Rabu, 21 Juli 2021 - 11:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Parlemen Boalemo) – Saat ini, Pemerintah Pusat, Provinsi hingga Kabupaten sedang gencar-gencarnya mengimbau masyarakat agar mengikuti Vaksinasi sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19.

Tak hanya meminta masyarakat untuk mengikuti vaksinasi, Pemerintah Daerah sudah membentuk Tim Percepatan Vaksinasi untuk bersinergi dengan seluruh pihak demi tercapainya target 80% (jumlah Penduduk).

Perkembangan teknologi dan kecepatan informasi menjadi salah satu hal positif dan negatif untuk menunjang penyebaran informasi kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, sebagai bagian dari Tim Vaksinasi, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boalemo Karyawan Eka Putra Noho, kembali mengimbau kepada masyarakat agar cerdas dalam menerima informasi.

Baca Juga :  Reses di Kecamatan Mananggu, Suleman Asmu Seriusi Keluhan BPJS yang Nonaktif

Lama tak terdengar karena disibukkan dengan  komitmen dalam penanganan Covid-19 dan Percepatan Vaksinasi di Kabupaten Boalemo, Ketua DPRD kabupaten Boalemo kembali meminta masyarakat agar tidak terpengaruh dengan informasi yang tidak benar terkait Vaksin.

“Masyarakat jangan cepat terpengaruh degan isu dan Berita hoax yang mengatakan vaksin tak baik dan bisa mengakibatkan kematian,” kata Eka Putra kepada media ini, Rabu (21/7).

Eka yang mengaku sudah mengikuti vaksin dosis 2 itu, menjelaskan bahwa tidak ada sama sekali efek berbahaya yang dirasakan setelah di Vaksin

“Saya sudah divaksin dan sampai sekarang tidak mengalami hal yang berbahaya. Tak hanya saya, banyak juga Forkompinda yang sudah divaksin tak mendapatkan efek berbahaya,” beber Ketua DPC PDI-Perjuangan Boalemo itu.

Bahkan, menurut Eka, Sudah ribuan masyarakat yang divaksin tidak satupun yang sakit seperti yang beredar di media sosial.

“Dari hasil evaluasi Dinas kesehatan terkait KIPI, kabupaten Boalemo itu 0 (Zero), saat ini saya mau mengatakan bahwa saat ini, Infodemi lebih berbahaya dari pada Pandemi.t tidaklah mungkin Pemerintah membunuh rakyatnya,”pungkasnya.

Diakhir penyampaianya, tak lupa Eka tetap meminta masyarakat untuk tetap menerapkan Protokol kesehatan selama beraktivitas.

Berita Terkait

Tiga Ruas Jalan Shortcut Boalemo Terancam Molor, Masuk Materi Tuntutan Aksi
Kepala SPPG Hungayonaa Laporkan Dugaan Penyebaran Berita Bohong ke Polres Boalemo
MBG Diduga Berulat, Benarkah Wartawan Sudah Verifikasi ke SPPG?
Jika Kontrak Berakhir, Proyek Belum Selesai: Siapa Bertanggung Jawab dan Bagaimana Nasib Pembayaran Jalan Shortcut?
Pengadaan Bibit Bambu Petung Ratusan Juta di Boalemo: Bagaimana Progres Pertumbuhannya?
Empat Alat Berat Ditemukan di Tangga Barito, Sorotan Pengawasan PETI Kembali Mengemuka
Rp6 Miliar untuk Shortcut Huwongo-Tanah Putih di Tengah Tekanan Fiskal, Apa Dasar Prioritasnya?
Perdis Fiktif DPRD: Di Mana Batas Tanggung Jawab Setwan dan Pimpinan DPRD?

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:37 WITA

Tiga Ruas Jalan Shortcut Boalemo Terancam Molor, Masuk Materi Tuntutan Aksi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:04 WITA

Kepala SPPG Hungayonaa Laporkan Dugaan Penyebaran Berita Bohong ke Polres Boalemo

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:44 WITA

MBG Diduga Berulat, Benarkah Wartawan Sudah Verifikasi ke SPPG?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:42 WITA

Jika Kontrak Berakhir, Proyek Belum Selesai: Siapa Bertanggung Jawab dan Bagaimana Nasib Pembayaran Jalan Shortcut?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:32 WITA

Pengadaan Bibit Bambu Petung Ratusan Juta di Boalemo: Bagaimana Progres Pertumbuhannya?

Berita Terbaru