Nanang Syawal: Rum Pagau Harus Memepertanggungjawbakan pernyataannya!

- Jurnalis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 21:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) Aktivis Kabupaten Boalemo, Nanang Syawal, kembali menagih komitmen Bupati Boalemo, Rum Pagau, terkait rencana pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dari Bank SulutGo Cabang Tilamuta.

Sebelumnya, Bupati Rum Pagau menyatakan batas waktu hingga 30 Juni 2025 untuk menyelesaikan proses pemindahan tersebut.

Namun, hingga 5 Juli 2025, belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah mengenai kelanjutan pemindahan RKUD tersebut, meskipun batas waktu yang ditetapkan telah terlewati.

Rum Pagau sebelumnya menjelaskan bahwa tanggal 30 Juni 2025 merupakan batas waktu yang diberikan karena pihak PT Bank SulutGo masih dalam proses mengambil keputusan terkait jajaran direksi, yang menjadi faktor penentu proses pemindahan RKUD.

Screenshot pernyataan Rum Pagau disalah satu media daring.

Menanggapi hal ini, Nanang Syawal mendesak Bupati Rum Pagau untuk segera mengambil keputusan dan mengumumkan langkah selanjutnya terkait masa depan RKUD Kabupaten Boalemo.

Ia menegaskan bahwa ketegasan pemerintah daerah dalam mengambil keputusan merupakan bentuk tanggung jawab publik yang harus dijalankan dengan baik.

Ucapan seorang pemimpin itu sakral, apalagi sudah sampai tahap mengultimatum. Jadi, jangan sampai pernyataannya hanya jadi kebohongan belaka, Jika pemerintah daerah tidak segera mengambil keputusan dan memberikan kejelasan, hal tersebut dapat merugikan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah,” pungkasnya

Hingga saat ini, pihak Bupati Boalemo belum memberikan tanggapan resmi dan media masih akan melalukan permintaan klarifikasi.

Berita Terkait

Gorengan” Media yang Melenceng: Menepis Politisasi Boikot DPRD Boalemo dan Nyanyian Satir 5 Fraksi
Ketika Ring Parlemen Memaksa Sang Ketua Lempar Handuk
“Jebakan Hukum Formalistik” dalam Pembahasan KUA-PPAS Boalemo: Sebuah Catatan Kritis
Tanpa Ketua DPRD, Agenda Dewan Lebih Lancar: Fungsi Aleg Jalan Sebagaimana Mestinya
“Kursi Kosong”, Boikot Ketua DPRD Boalemo Berkepanjangan Lumpuhkan Nadi Legislasi dan Merugikan PDIP ?
Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan
Jalan Rusak Parah Puluhan Tahun, Bupati Buta, DPRD Bisu; Uang Rakyat ke Mana?
Boikot untuk Ketua; DPRD Boalemo mulai Retak ??

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 02:13 WITA

Gorengan” Media yang Melenceng: Menepis Politisasi Boikot DPRD Boalemo dan Nyanyian Satir 5 Fraksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:28 WITA

Ketika Ring Parlemen Memaksa Sang Ketua Lempar Handuk

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:34 WITA

“Jebakan Hukum Formalistik” dalam Pembahasan KUA-PPAS Boalemo: Sebuah Catatan Kritis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:33 WITA

Tanpa Ketua DPRD, Agenda Dewan Lebih Lancar: Fungsi Aleg Jalan Sebagaimana Mestinya

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:19 WITA

Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan

Berita Terbaru

Daerah

Ketika Ring Parlemen Memaksa Sang Ketua Lempar Handuk

Rabu, 22 Jul 2026 - 01:28 WITA