Noldi Biya sebut Gabungan BEM se-Gorontalo Berlebihan

- Jurnalis

Minggu, 13 September 2020 - 09:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(Boalemo) – Beberapa pekan terakhir, Kasus dugaan Penganiayaan yang menyeret nama H. Darwis Moridu menjadi hal yang hangat diperbincangkan.

Pasalnya, Kasus yang kini akan disidangkan pada hari selasa(15/9) tersebut, diminta beberapa Pihak tak tertinggal sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa se-Gorontalo untuk diawasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

ada yang “aneh” menurut Noldi Biya (TKB_red,) permintaan yang dilayangkan kepada KPK untuk mengawasi lembaga sekelas Pengadilan Negeri Kota Gorontalo.

“Menurut saya, Gabungan semua BEM ini berelebihan, PN Kota adalah lembaga besar. jangan meragukan integritas mereka.sebagai warga negara kita wajib mendukung APH dalam penegakan Hukum bukan malah melakukan pengigringan bahwa akan terjadi suap menyuap”. ungkap Noldi sabtu (12/9).

Bahkan, Koordinator Tim Kerja Bupat ini menyebut Gabungan BEM terlalu “mengada-ngada” dan berlebihan. menurutnya, Pengadilan Negeri kota Gorontalo adalah satu lembaga yang sudah lulus uji Indeks Persepsi Korupsi (IPK) tahun 2019, yang menyatakan Pengadilan Negeri Kota Gorontalo bersih dari Korupsi.

Baca Juga :  Bupati Boalemo buka In House Training
screenshot IPK PN Kota Gorontalo. sumber pnkotagorontalo.go.id

Diakhir Penyampaiannya, Noldi mengajak kepada semua Pihak untuk tetap mengedepankan Persatuan dan mempercayakan kepada Pihak yang berkompeten.

“Proses hukumnya kita percayakan kepada pihak yang berkompeten. kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agat tetap menghargai Hukum yang ada direpublik ini”.

Berita Terkait

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Geliat Otomotif di Boalemo. LH: Sukses Gelar Drag Race, Siap Dongkrak Ekonomi Lokal
Demokrat Bidik Kursi DPR-RI; Erwin Ismail Bergerak Tenang, Serius Menang
Sekda Masih Pakai Mobil lama, Innova Zenix untuk Siapa?
Di Tengah Instruksi Efisiensi, Pemda Malah Anggarkan Pengadaan Mobil Baru?

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WITA

Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Senin, 18 Mei 2026 - 18:55 WITA

Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:17 WITA

Geliat Otomotif di Boalemo. LH: Sukses Gelar Drag Race, Siap Dongkrak Ekonomi Lokal

Berita Terbaru