Nyaris “Adu Jotos”, Demo AMPD disebut Tak menghargai waktu salat hingga dicegat

- Jurnalis

Selasa, 7 Juni 2022 - 14:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) Koordinator Lapangan (Korlap) Aliansi Masyarakat Peduli Daerah (AMPD) nyaris adu jotos dengan salah satu ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo.

Berawal dari Orasi yang disampaikan masa aksi di Kantor Bupati Kabupaten Boalemo Selasa (7-6-2022) siang tadi yang mana menurut masa aksi Pemerintah Daerah bobrok dalam menjalankan Tugas sebagai Pelayan Rakyat.

Tak terima dengan itu, PA (inisial) mencegat mobil masa aksi dan sempat adu argumen dengan Kamarudin yang juga merupakan orator aksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari Video yanh beredar di WhatsApp Grup, Nampak PA tidak terima masa aksi mengatakan Pemerintah Bobrok dalam menjalankan tugas sebagai Pemerintah. https://fb.watch/duHMo9KqRX/

Tingoli hemo langgula Pemerintah Bobrok. Tita Pemerintah yang Bobrok?. (Kalian menyebut Pemerintah Bobrok. Pemerintah yang mana?),” tanya PA.

Bahkan menurut PA, masa aksi tidak menghargai waktu salat Zuhur dan bahasa Orasi yang dilontarkan masa aksi tidak pantas.

Baca Juga :  Hindari kelangkaan Gas LPG Jelang Ramadhan, Pemda Boalemo Gelar Sosialisasi untuk pangkalan

Senada dengan PA, Kabag Umum Setda Kabupaten Boalemo juga menyampaikan, dalam menyampaikan aspirasi tolong tetap memperhatikan waktunya.

“Dari kemarin-kemarin setiap dorang ba demo, kita yang suru buka pagar. tapi kalu so mengganggu orang solat, kita mo pertaruhkan kita pe nyawa,” tegas Kabag Umum yang sering disapa Om Popon itu.

Ditempat terpisah, saat diwawancarai, Koordinator Lapangan AMPD mengungkapkan bahwa terkait Kata Pemerintah yanh Bobrok adalah diksi yang dipilih sebagai bahasa orasi. Sebab menurutnya, dalam analisa dan kajian mereka dengan adanya beberapa kasus korupsi adalah salah satu bukti Pemerintah yang Bobrok dalam pengelolaan keuangan.

Bobroknya Pemerintah itu dalam pengolaan Keuangan daerah. kita lihat sekarang banyak kasus korupsi muncul hampir setiap tahun, sehingga kepada Pemda kami meminta untuk melakukan upayq pencegahan,”ungkap Kamarudin yang juga sebagai ketua Laskar Macan Asia Kabupaten Boalemo.

Kama (sapaan akrabnya) juga menyampaikan bahwa dirinya melanjutkan orasi diwaktu salat sudah selesai. bahkam dirinya juga salat berjamaah di masjid yang dimaksud.

Baca Juga :  Pisah sambut Kadis Perkimhubtan, Anas Jusuf : Solidaritas harus tetap dijaga oleh Kadis Baru

sampai berita ini terbit, masa aksi sudah membubarkan diri setelah menyampaikan aspirasi di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Boalemo.

Berita Terkait

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Senin, 1 Juni 2026 - 14:49 WITA

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA