PDI Perjuangan Desak Pengentasan Kemiskinan Jadi Prioritas Utama KUA-PPAS Boalemo 2026

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 23:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(DPRD BOALEMO) – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Boalemo mendesak Pemerintah Daerah untuk menempatkan program pengentasan kemiskinan sebagai fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Pandangan strategis ini disampaikan oleh juru bicara Fraksi, Hariyanto Mamangkey, dalam rapat paripurna DPRD Boalemo baru-baru ini.

Hariyanto menegaskan bahwa KUA-PPAS harus menjadi instrumen yang akuntabel, transparan, dan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat. Ia menekankan perlunya basis data yang valid agar setiap rupiah anggaran tepat sasaran.

“Setiap rupiah anggaran harus disalurkan tepat sasaran, berbasis data terpadu yang valid, dan mampu memberdayakan masyarakat untuk keluar dari rantai kemiskinan,” ujar Hariyanto.

Tuntutan Sektoril Fraksi PDI Perjuangan:

* Pemenuhan SPM: Fraksi menyoroti masih minimnya pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang perumahan, meminta Pemda fokus mengatasi masalah rumah tidak layak huni dan ketersediaan jamban sehat.
* Optimalisasi BBM Nelayan: Pemerintah daerah didorong untuk segera mengoptimalisasi pengoperasian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPDN) di wilayah pesisir. Tujuannya adalah menjamin ketersediaan BBM bersubsidi, menekan biaya operasional, dan meningkatkan pendapatan nelayan kecil.
* Evaluasi ASN: Fraksi juga meminta Pemda melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses mutasi ASN, khususnya di sektor pendidikan, serta membuka ruang dialog dengan organisasi profesi guru.

Baca Juga :  WM Dorong 15 Program Aspirasi Cair Bulan Depan. Total Anggaran Capai Rp541 Juta

Di akhir pandangannya, Hariyanto mengingatkan bahwa semangat kebersamaan antara DPRD dan Pemda harus dijaga, terutama saat program bantuan dari APBD diserahkan kepada masyarakat. Fraksi berharap seluruh pokok pikiran ini diakomodir dalam dokumen resmi perencanaan daerah.

Berita Terkait

Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan
Jalan Rusak Parah Puluhan Tahun, Bupati Buta, DPRD Bisu; Uang Rakyat ke Mana?
Boikot untuk Ketua; DPRD Boalemo mulai Retak ??
Walk Out. LKPJ Rum Pagau Nyaris Tak Diterima DPRD Boalemo??
Regulasi “Dikebiri”, Kursi Kadis Dikbud Boalemo Diduga Lahir dari Rahim Prosedur Cacat?
Matinya DPRD Boalemo. Ketika Pengawasan Kehilangan Daya, Legislasi Kehilangan Arah
Bukan Sekadar Timbang Balita, Posyandu Desa Mustika Kini Jadi Oase Kesehatan Warga
Aksi Nyata Pemerintah; Dikes, PKM, BKK, TNI-Polri Putus Mata Rantai Penyakit
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:19 WITA

Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:37 WITA

Jalan Rusak Parah Puluhan Tahun, Bupati Buta, DPRD Bisu; Uang Rakyat ke Mana?

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:20 WITA

Boikot untuk Ketua; DPRD Boalemo mulai Retak ??

Senin, 6 Juli 2026 - 23:44 WITA

Walk Out. LKPJ Rum Pagau Nyaris Tak Diterima DPRD Boalemo??

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:21 WITA

Regulasi “Dikebiri”, Kursi Kadis Dikbud Boalemo Diduga Lahir dari Rahim Prosedur Cacat?

Berita Terbaru

Cerpen

Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan

Selasa, 7 Jul 2026 - 12:19 WITA

Cerpen

Boikot untuk Ketua; DPRD Boalemo mulai Retak ??

Selasa, 7 Jul 2026 - 00:20 WITA