Pemda programkan “Sapi Kembar”, Nelayan Terlupakan: Masyarakat Boalemo Tuntut Perhatian Wakil Rakyat

- Jurnalis

Selasa, 19 Agustus 2025 - 00:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(Boalemo) –  Gelombang kekecewaan melanda masyarakat nelayan Bajo di Kabupaten Boalemo, Gorontalo. Di tengah fokus pemerintah daerah pada sektor peternakan, khususnya Program Sapi Kembar, nasib para nelayan justru terasa semakin terpinggirkan.

Ungkapan kekecewaan ini ditujukan langsung kepada para wakil rakyat, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, yang dinilai gagal memberikan solusi konkret terhadap permasalahan yang mereka hadapi.

Seorang perwakilan masyarakat nelayan Bajo dengan nada getir menyampaikan keluh kesahnya. Ia mempertanyakan keberpihakan para wakil rakyat yang terhormat, terutama Komisi II DPRD Kabupaten Boalemo yang dianggap tidak mampu melahirkan solusi untuk para nelayan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, ia juga menyoroti kinerja anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Komisi II yang dinilai hanya memberikan janji manis tanpa adanya tindak lanjut yang nyata di lapangan.

“Saya menyampaikan ini terutama kepada wakil rakyat kabupaten Boalemo yang terhormat, dalam hal ini Komisi II DPRD, yang tidak mampu melahirkan suatu solusi untuk nelayan Bajo. Lebih parahnya lagi, anggota DPRD provinsi Gorontalo, dalam hal ini Komisi II, yang enggan memberikan solusi dan hanya janji yang dilontar kepada masyarakat Bajo akan turun langsung ke lapangan, sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya,” ujarnya dengan nada penuh kekecewaan.

Amarah dan kekecewaan masyarakat nelayan Bajo semakin memuncak karena merasa diabaikan. Mereka muak dengan janji-janji yang terus dilontarkan oleh para wakil rakyat tanpa adanya realisasi yang berarti.

Baca Juga :  KAPTEN minta Wawasan Kebangsaan harus diberi sejak usia muda

Sementara sektor peternakan mendapatkan perhatian dan program yang inovatif, sektor perikanan yang juga merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat pesisir justru terkesan dianaktirikan.

Baca Juga :  7 Pandangan Konstruktif oleh Ilyas Dukalang di Musda IV HNSI Provinsi Gorontalo

Kekecewaan ini menjadi sinyal kuat bagi para wakil rakyat untuk segera bertindak dan mendengarkan aspirasi masyarakat nelayan Bajo.

Janji-janji yang pernah diucapkan kini ditagih, dan masyarakat menanti bukti nyata dari para wakil rakyat yang seharusnya menjadi penyambung lidah dan memperjuangkan kepentingan mereka.

Jika kondisi ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin gelombang protes yang lebih besar akan kembali terjadi, menyuarakan kekecewaan yang kini sudah mencapai puncaknya.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih akan melakukan konfirmasi kepada lembaga yang dimaksud.

Berita Terkait

17 Tahun di Intelkam, IPDA Suwendi Kini Pimpin Polsek Dulupi
Sinergi SherlyGo dan Bentor BI Melahirkan Dompet Clara: Inovasi Layanan Publik Masa Kini
Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar
Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan
Barcode Ada, Tapi BBM Sulit Didapat: Pemkab Boalemo Soroti Akses Subsidi
Kawal Revitalisasi Pendidikan, Bupati Rum Pagau Cek 20 Sekolah di Paguyaman
Dari Bongo 4, Langkah Baru Menyiapkan Generasi Boalemo
Cegah Campak Hingga Difteri, Tim BIAS Puskesmas Belian Turun ke Sekolah-Sekolah

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:36 WITA

17 Tahun di Intelkam, IPDA Suwendi Kini Pimpin Polsek Dulupi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:40 WITA

Sinergi SherlyGo dan Bentor BI Melahirkan Dompet Clara: Inovasi Layanan Publik Masa Kini

Jumat, 18 September 2026 - 21:53 WITA

Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar

Kamis, 17 September 2026 - 16:29 WITA

Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan

Senin, 14 September 2026 - 17:08 WITA

Kawal Revitalisasi Pendidikan, Bupati Rum Pagau Cek 20 Sekolah di Paguyaman

Berita Terbaru

Headline

17 Tahun di Intelkam, IPDA Suwendi Kini Pimpin Polsek Dulupi

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:36 WITA