Pemkab Boalemo Gelar Pasar Murah di Kecamatan Botumoito untuk Kendalikan Inflasi

- Jurnalis

Jumat, 18 April 2025 - 23:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Pemda Boalemo)  – Pemerintah Kabupaten Boalemo kembali menggelar pasar murah sebagai langkah konkret dalam menanggulangi inflasi dan menstabilkan harga kebutuhan pokok. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Botumoito pada Jumat, 18 April 2025.

Pasar murah ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, S.Sos, M.Si, dan turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kumperindag Hasan Makuta, S.Pd, M.Si, Camat Botumoito Jefri Kaluku, S.Sos, serta unsur Muspika Kecamatan Botumoito.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lahmudin Hambali menyampaikan bahwa pelaksanaan pasar murah merupakan upaya pemerintah daerah dalam merespons lonjakan harga kebutuhan pokok yang terjadi di pasaran.

“Pasar murah ini merupakan salah satu program Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui Dinas Kumperindag untuk mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga, di tengah kenaikan harga komoditi yang cukup tinggi,” ujar Lahmudin.

Ia menambahkan, pasar murah tersebut akan dilaksanakan di tujuh kecamatan yang ada di Kabupaten Boalemo dengan menggunakan anggaran dari pemerintah daerah.

Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama dalam situasi harga pasar yang tidak stabil,” pungkasnya.

Adapun bahan kebutuhan pokok yang dijual dengan harga terjangkau pada pasar murah ini meliputi:

  • Beras 5 kg: Rp25.000

  • Minyak goreng 1 liter: Rp10.000

  • Gula pasir 1 kg: Rp10.000

  • Telur ayam 10 butir: Rp10.000

  • Bawang merah: Rp10.000

  • Cabe rawit: Rp10.000

  • Daging ayam: Rp10.000

Baca Juga :  Tahapan Pemilu dimulai. Asra Djibu : KPU melayani Bawaslu mengawasi dan Rakyat Berpartisipasi

Program pasar murah ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek sekaligus bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Boalemo terhadap kesejahteraan masyarakat di tengah tekanan ekonomi.

Berita Terkait

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Senin, 1 Juni 2026 - 14:49 WITA

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA