PERBUP Stunting. Berikut Penjelasan Sutriyani Lumula

- Jurnalis

Senin, 31 Oktober 2022 - 14:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Dikes Boalemo) – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo Hj. Sutriyani Lumula S.ST.,M.Kes., menjelaskan substansi Peraturan Bupati (Perbup) mengenai Stunting.

“Dari lampiran dalam regulasi (Perbup mengenai Stunting;red) ini, saya melihat, tidak ada kerja ini menjadi tanggung jawab semua. tidak ada yang berdiri sendiri. semua sudah terintegrasi. antara OPD satu dan lainnya. dan yang paling banyak kucuran kerja kepada Kepala Desa karena indikator penilaian kinerja OPD mengarah karena merupakan tujuan dan sasaran utama dan pertama,” kata Sutriyani Lumula saat memberi sambutan dalam Rapat Penyusunan Regulasi Stunting, senin (31-10-2022).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo Sutriyani Lumula S.ST M.Kes saat memberi sambutan. (trlgs)

Sehingga, melalui Kesepakatan itu, Sutriyani meminta Kepala Desa untuk bisa menindaklanjuti Perbup itu untuk disosialisasikan kepada tokoh masyarakat.

Menurutnya, Perbup dibuat untuk menjadi acuan dan dasar dalam menurunkan angka stunting dikabupaten Boalemo sesuai target nasional diangka 14% ditahun 2024 nanti.

Bahkan, Sutriyani berharap, Desa bisa mempersiapkan data yang valid sehingga Program bisa terukur dengan baik.

“Kami (Pemerintah Daerah;red) sangat berharap kesiapan data dari Desa. agar semua yabg sudah direncanakan bisa sesuai dengan basic data yang sama.  sehingga ketika sesuai data, maka Perencanaan bisa terukur sesuai kebutuhan,” terang Sutriyani.

Diakhir penyampaiannya, Sutriyani meminta kerjasama dan soliditas dari tim penurunan angka Stunting sebagai bentuk perwujudan komitmen sebagai Pelayan masyarakat sembari mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah terlibat.

“Saya kira soliditas diantara kita haris tetap dipertahankan. jelas terlihat dari hasil-hasil capaian kita. Boalemo berada diposisi atas. Kalau bukan posisi satu yanh dua, ini membuktikan koordinasi, komunikasi kita sudah baik. mohon dipertahankan. dan saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat,” tutup Sutri.

Berita Terkait

17 Tahun di Intelkam, IPDA Suwendi Kini Pimpin Polsek Dulupi
Sinergi SherlyGo dan Bentor BI Melahirkan Dompet Clara: Inovasi Layanan Publik Masa Kini
Boalemo Darurat HIV? 135 Kasus Tercatat, Dinkes Minta Warga Waspada
Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar
Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan
Barcode Ada, Tapi BBM Sulit Didapat: Pemkab Boalemo Soroti Akses Subsidi
Kawal Revitalisasi Pendidikan, Bupati Rum Pagau Cek 20 Sekolah di Paguyaman
Dari Bongo 4, Langkah Baru Menyiapkan Generasi Boalemo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:36 WITA

17 Tahun di Intelkam, IPDA Suwendi Kini Pimpin Polsek Dulupi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:40 WITA

Sinergi SherlyGo dan Bentor BI Melahirkan Dompet Clara: Inovasi Layanan Publik Masa Kini

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:20 WITA

Boalemo Darurat HIV? 135 Kasus Tercatat, Dinkes Minta Warga Waspada

Jumat, 18 September 2026 - 21:53 WITA

Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar

Kamis, 17 September 2026 - 16:29 WITA

Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan

Berita Terbaru

Headline

17 Tahun di Intelkam, IPDA Suwendi Kini Pimpin Polsek Dulupi

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:36 WITA