Trilogis (BOALEMO) – Momentum Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Boalemo tidak sekadar dimaknai sebagai perayaan seremonial semata, melainkan titik evaluasi krusial untuk memperkuat komitmen pembangunan daerah. Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, S.Sos., M.Si., saat memimpin pelaksanaan Apel Korpri yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Boalemo, Senin (19/10/2026).
Di hadapan ratusan aparatur, Wabub Lahmudin mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadikan usia ke-27 daerah sebagai momentum penguatan etos kerja, disiplin, integritas, dan profesionalisme pelayanan publik.
“Usia 27 tahun merupakan perjalanan panjang. Karena itu, kami ingin mengajak seluruh ASN untuk menjadikan momentum ini sebagai titik penguatan kerja, disiplin, integritas, dan profesionalisme aparatur,” tegas Wabub Lahmudin Hambali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menekankan secara tegas bahwa disiplin bagi seorang ASN bukanlah sebuah pilihan, melainkan kewajiban mutlak. Mengingat negara telah memenuhi hak-hak pegawai berupa gaji, tunjangan, hingga fasilitas, maka sudah sepatutnya kewajiban dijalankan dengan penuh tanggung jawab—termasuk mematuhi jam kerja dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
“Jangan kita hanya menuntut hak sebagai ASN, tetapi mengabaikan kewajiban. Kami tidak ingin lagi mendengar adanya ASN yang datang terlambat atau meninggalkan tempat tugas tanpa alasan yang jelas. Kita harus membangun budaya kerja baru: datang tepat waktu, bekerja tepat waktu, menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, dan memberikan pelayanan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Tak hanya kepada staf, instruksi khusus juga dialamatkan kepada para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar memperketat pengawasan internal dan tidak tutup mata terhadap kondisi kedisiplinan bawahannya.
“Kami minta pimpinan OPD agar bertanggung jawab penuh terhadap kedisiplinan ASN di lingkungan kerja masing-masing. Jangan sampai pimpinan tidak mengetahui kondisi bawahannya. Pengawasan, pembinaan, dan tindak lanjut harus berjalan,” tambahnya.
Wabub juga mengingatkan pentingnya keteladanan kepemimpinan. Menurutnya, kepala OPD tidak boleh menuntut bawahan untuk disiplin atau bekerja keras jika pimpinan itu sendiri tidak memberikan contoh nyata.
“Mari kita isi Boalemo ini dengan kerja nyata, bukan hanya banyak bicara. Bukan hanya hadir secara fisik, tetapi hadir dengan tanggung jawab, bukan sekadar menyelesaikan rutinitas, tapi harus menghasilkan karya dan kinerja,” tutur Wabub.
Menutup arahannya, Wabub Lahmudin Hambali turut menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para ASN yang akan memasuki masa purna bakti (pensiun) terhitung mulai 1 November 2026 mendatang.
“Kepada Bapak-Ibu ASN yang akan memasuki masa purna pensiun 1 November ini, kami atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan untuk membantu membangun Kabupaten Boalemo selama puluhan tahun. Insya Allah, seluruh pengabdian Bapak-Ibu mendapat balasan pahala yang berlimpah dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” pungkasnya.






















