Rum Pagau Salurkan Bibit Jagung & Pupuk untuk Petani Boalemo: “Saya Ingin Mereka Hidup Sejahtera”

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 17:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (BOALEMO) Pemerintah Kabupaten Boalemo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kesejahteraan petani khususnya Petani Kabupaten Boalemo.

Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, secara simbolis menyerahkan bantuan bibit jagung dan pupuk non-subsidi kepada kelompok tani dari tiga kecamatan, yakni Paguyaman, Wonosari, dan Dulupi, pada Rabu (14/5/2025) di BPU Paguyaman.

Dalam sambutannya, Rum Pagau menegaskan bahwa program ini bukan hanya soal bantuan fisik, melainkan bagian dari visi untuk mengubah pola hidup petani.

Saya ingin mengubah cara hidup petani. Selama ini saya belum pernah melihat petani jagung hidup sejahtera. Itu yang ingin saya ubah,” ujar Bupati.

Tak hanya jagung, Pemkab Boalemo juga menganggarkan pengadaan bibit kelapa sawit, durian, cokelat, dan pala pada tahun ini. Menurut Rum Pagau, ini merupakan investasi jangka panjang untuk mendukung ketahanan ekonomi masyarakat.

Saya tidak ingin rakyat Boalemo hidup miskin. Saya ingin mereka hidup sejahtera dan kaya,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar petani memanfaatkan jagung sebagai tanaman sela sambil menunggu hasil dari tanaman tahunan yang disiapkan pemerintah.

Baca Juga :  Sofyan Pulango: Pertemuan Gusnar–Muzani, tepis isu Konflik antara Gubernur dan Walikota Gorontalo

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Faisal Hurudji, Kapolsek dan Danramil Paguyaman, serta para kelompok tani dari tiga kecamatan.

Berita Terkait

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA