Runfest di HUT Boalemo: Retak di Balik Euforia, Ancaman Terulang pada Peringatan ke-26

- Jurnalis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 10:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(Tajuk/Opini) – Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Boalemo kembali diramaikan dengan rencana kegiatan Run pada 12 Oktober 2025 mendatang. Kegiatan yang dipromosikan sebagai simbol semangat kebersamaan itu justru menimbulkan tanda tanya besar.

Pasalnya, pengalaman pada gelaran sebelumnya menyisakan banyak cerita tak mengenakkan: panitia yang minim persiapan, koordinasi amburadul, hingga persoalan anggaran yang tak memadai.

Meski dihadiri oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, dan tampak meriah dari luar, faktanya Run yang digagas Wakil Bupati Boalemo itu hanya memperlihatkan ambisi politik di masa transisi pemerintahan. Dari balik panggung, panitia dipaksa bekerja tanpa dukungan anggaran jelas, bahkan terjebak pada tekanan penyelenggaraan semata demi citra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang terlihat memang ramai, tapi panitia seperti berjalan tanpa arah. Tidak ada koordinasi matang, dan paling menyulitkan, tidak ada dukungan anggaran yang cukup,” ungkap salah satu panitia yang enggan disebutkan namanya saat redaksi mencoba mendalami permasalahan yang terjadi (beberapa bulan lalu).

Ambisi Politik yang Membelah Komunitas

Kolaborasi dengan BNNK Boalemo pun tak mampu meredam kekecewaan. Alih-alih memperkuat solidaritas, kegiatan Run justru memunculkan friksi antar-komunitas. Situasi ini memperkuat kritik bahwa Wakil Bupati hanya menjadikan acara lari massal itu sebagai “lokomotif citra politik”, tanpa memperhatikan substansi peringatan hari jadi Boalemo.

Baca Juga :  Dr.Hendriwan: 23 Tahun Boalemo Bangkit bersinergi

Ancaman Terulang pada HUT ke-26

Kini, publik menaruh curiga apakah persoalan serupa akan kembali terjadi pada rencana Run HUT Boalemo ke-26 yang dijadwalkan 12 Oktober mendatang. Jika tidak ada perbaikan tata kelola dan transparansi anggaran, bukan tidak mungkin kegiatan tersebut hanya akan mengulang kegagalan yang sama: meriah di luar, retak di dalam.

Baca Juga :  Koalisi Terbentuk, MARWAH 'OTW' KPU Boalemo Daftarkan Diri

Kalau pola lama dipertahankan, HUT ke-26 bisa jadi hanya seremonial tanpa makna. Panitia akan kembali jadi korban dari kebijakan yang dipaksakan,” kata sumber lain dari kalangan komunitas olahraga.

Momentum atau Panggung Politik?

Kritik publik semakin menguat: apakah Run benar-benar menjadi momentum kebersamaan Boalemo, atau sekadar panggung politik di ujung masa jabatan? Pertanyaan itu akan terjawab pada 12 Oktober nanti. Namun satu hal yang jelas, masyarakat menuntut transparansi, akuntabilitas, dan arah yang jelas agar perayaan HUT Boalemo ke-26 tidak kembali menjadi pesta luar biasa dengan isi yang hampa.

Berita Terkait

Menuju Indonesia Emas, Kapolres Boalemo & DPD KNPI Targetkan Boalemo Zero Miras dan Judi
Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Refleksi Hari Kartini, Kepala Puskesmas Berlian Ajak Perempuan Boalemo Jadi Pionir Kesehatan Keluarga
Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo
Perkuat Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian Lakukan Deteksi Dini ILTB dan Kunjungan Rumah di Desa Bongo Tua
Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:04 WITA

Menuju Indonesia Emas, Kapolres Boalemo & DPD KNPI Targetkan Boalemo Zero Miras dan Judi

Jumat, 24 April 2026 - 18:40 WITA

Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme

Jumat, 24 April 2026 - 18:34 WITA

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 April 2026 - 13:49 WITA

Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Sabtu, 18 April 2026 - 13:22 WITA

Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo

Berita Terbaru

Advertorial

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:34 WITA