Sebut Pers memfitnah dan “suka duit”, Rum Pagau tuai kecaman dan bakal dipolisikan

- Jurnalis

Kamis, 2 Mei 2024 - 22:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Kembali Salah satu bakal calon Bupati Boalemo dipilkada 2024 membuat dunia jurnalistik geger hingga hangat diperbincangkan di sejumlah WhatsApp Grup (WAG).

Pernyataan yang keluar dari Bupati Boalemo yang gagal mencalonkan kembali pada periode 2017-2022 karena terbukti secara sah melantik pada kurun waktu 6 bulan sebelum Pilkada ini menuai banyak protes dan kecaman dari wartawan yang ada di kabupaten Boalemo.

Pasalnya, Rum Pagau mengatakan bahwa Pers/ Wartawan sering memfitnah dan dirinya mengaku pernah merasakan hal itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pers ini juga bisa mencederai, memang fitnah pers itu luar biasa biar yang tidak benar ngoni tulis, ini yang saya alami dulu, karna suka duit fitnah dulu” kata Rum Pagau.

Tak hanya itu, Bupati yang pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Provinsi dan Walikota Gorontalo dan gagal menyebut Pers/wartawan suka dengan uang. Membuat stigma masyarakat terhadap Pers tercoreng karena tidak sesuai dengan kode etik jurnalistik pada pasal (2) terkait profesional dan pasal (6) tidak menerima suap.

karena suka duit, fitnah dulu. silahkan ngoni fitnah karena kita yakin yang benar itu tetap benar,” ungkap Rum Pagau dalam potongan video berdurasi 37 detik itu.

Hal itu membuat Ketua Bidang Humas Aliansi Jurnalis Boalemo (AJB), Ferdi Talamu mengecam keras pernyataan yang menyinggung profesi wartawan itu.

Baca Juga :  Sukses Gelar Tournament Badminton Ichsan Cup 1, Lahmudin Hambali: Terima Kasih UNIPO

Ferdi menegaskan, bagaimana menjadi pemimpin yang baik jika lisannya tak pernah dijaga. Bahkan, Ferdi mengaku saat ini sedang membicarakan hal tersebut apakah perlu untuk di polisikan.

Baca Juga :  Kadiv KPU Boalemo ikuti Rakornas, Berikut Pesan KPU RI

Hingga berita ini diterbitkan, Media ini masih akan meminta konfirmasi langsung dari Rum Pagau.

Berikut potongan video berdurasi 37 detik itu https://www.facebook.com/share/v/3tHmPbpqBojiubPs/?mibextid=WC7FNe

Berita Terkait

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA