Sherman Moridu ikuti Rapat Inflasi Daerah terkait Pangan Bersama Wagub Gorontalo

- Jurnalis

Selasa, 13 Juli 2021 - 15:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Pemda Boalemo) – Sekretaris Daerah Sherman Moridu, S.Pd.,MM., didampingi Kadis Kumperindag Irwan Dai dan Kepala Bagian Ekonomi, Handriadi mengikuti rapat inflasi Daerah kelompok bahan pangan Triwulan I Tahun 2021 melalui Zoom Meeting bertempat diruang Vicon Kantor Bupati, selasa 13/7/2021.

Dalam Rapat yang dipimpin Wakil Gebernur Gorontalo Idris Rahim itu, Sherman Moridu melaporkan kepada Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim bahwa hasil monitoring dan analisis Tim Pengendali Inflasi Kabuapten Boalemo pada triwulan I

Menurut Sherman, Kabupaten Boalemo memiliki potensi produksi pangan, sehingga mampu menyediakan pangan pokok dan bahan pangan lainnya, khususnya padi, jagung, cabe, ikan, daging sapi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

sehingga jika ditinjau dari aspek ketersedian inilah tim Pengendali Kabupaten Boalemo melihat capaian Inflasi untuk kelompok bahan makanan di tingkat Grosir sebesar 4,20% dengan kategori inflasi ringan dan di tingkat eceran sebesar 3,12% kategori inflasi ringan.

“Bila dibandingkan dengan inflasi pada triwulan IV tahun 2020, pencapaian inflasi triwulan I tahun 2021 mengalami penurunan di tingkat grosir turun sebesar 3,68% dan ditingkat eceran turun sebesar 4,85%,” beber Sherman.

Disisi lain, lanjut Sherman, kelompok bahan makanan yang mengalami inflasi sedang adalah cabe kriting di tingkat grosir 19,09% dan tingkat eceran 17,62%. Sementara untuk cabe rawit ditingkat grosir 17,34% dan tingkat eceran 23,99%.

Baca Juga :  Lakukan Penimbunan 1,1 Ton BBM Bersubsidi, 2 TSK diancam 6 Tahun dan denda 60 M

kemudian kelompok bahan makanan yang mengalami inflasi ringan adalah jagung, bawang merah, bawang putih, gula pasir berada di tingkat grosir.

“Jadi kalau melihat kelompok bahan makanan yang mengalami inflasi berulang setiap tahunnya adalah cabe dan bawang merah yang bisa di kembangkan di kab.Boalemo,maka pengembangan penanaman cabe dan bawang merah wajib mendapat perhatian serius dari Dinas Pertanian untuk di jadikan program prioritas,” kata Sherman.

Sekretaris Daerah Sherman Moridu juga menambahkan bahwa untuk mengantisipasi harga cabe dan bawang merah yang sering naik karena kurang pasokan, maka Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui Dinas Pangan memprogramkan gerakan Boalemo Mopomulo.

“Gerakan ini merupakan gerakan untuk masyarakat menanam pada lahan pekarangan dengan aneka ragam tanaman pangan seperti cabe rawit, tomat, bawang dan sayur-sayuran. Hal ini di lakukan guna memperkuat ketahanan pangan masyarakat,”.

Berita Terkait

Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat
Pemerintah Hadir: Lahmudin “Pasang Badan” soal Penanganan Banjir di Mohungo
Sering Terendam Banjir Saat Hujan Deras, Wabup Boalemo Tinjau Lokasi Pembangunan Embung di Mohungo
Langkah Strategis Boalemo: Kolaborasi Pemkab dan Kemenhan Matangkan Desain Markas Batalyon
Investasi Kesehatan Masa Depan: Puskesmas Berlian Jemput Bola Sasar Balita ‘Zero Dose’
Lobi Pusat demi Rakyat, Bupati dan Wabup Boalemo “Jemput Bola” Anggaran Infrastruktur dan Pertanahan
Perkuat Layanan Air Bersih, Wakil Bupati Boalemo Koordinasi ke Kementerian PUPR
Menghidupkan Kembali ‘Jantung’ Wisata Gorontalo: Pulo Cinta Siap Kembali Jadi Ikon Dunia dari Timur Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:57 WITA

Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat

Selasa, 14 April 2026 - 23:43 WITA

Pemerintah Hadir: Lahmudin “Pasang Badan” soal Penanganan Banjir di Mohungo

Senin, 13 April 2026 - 15:46 WITA

Sering Terendam Banjir Saat Hujan Deras, Wabup Boalemo Tinjau Lokasi Pembangunan Embung di Mohungo

Minggu, 12 April 2026 - 21:01 WITA

Langkah Strategis Boalemo: Kolaborasi Pemkab dan Kemenhan Matangkan Desain Markas Batalyon

Kamis, 9 April 2026 - 21:29 WITA

Investasi Kesehatan Masa Depan: Puskesmas Berlian Jemput Bola Sasar Balita ‘Zero Dose’

Berita Terbaru