Siapa Dalang di Balik Program ‘Siluman’ Pemda Boalemo? Polemik Pergeseran Anggaran Memicu Desakan Investigasi APH

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 12:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id – Kebijakan pergeseran anggaran yang dilakukan Pemerintah Daerah Boalemo di bawah komando Wakil Bupati kini memicu polemik baru. Di tengah instruksi efisiensi anggaran dari Presiden, kebijakan ini justru memunculkan dugaan kegiatan ‘siluman’ yang tidak pernah dibahas dalam APBD induk.

Situasi ini memicu desakan dari pemuda dan aktivis agar Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan.

Pergeseran anggaran yang dilakukan pemerintah daerah ini, meskipun bertujuan untuk efisiensi, justru menimbulkan riak-riak kecil di kalangan legislatif. Puncaknya, dalam sebuah Rapat Paripurna, anggota DPRD secara terbuka membeberkan adanya sejumlah kegiatan yang tiba-tiba muncul dan bahkan sudah direalisasikan, padahal tidak tercantum dalam pembahasan APBD induk.

Hal ini menimbulkan pertanyaan besar: siapa yang bertanggung jawab atas program-program ‘siluman’ ini?

Sorotan tajam kini tertuju pada Badan Anggaran (Banggar) DPRD Boalemo. Para aktivis dan pemuda mendesak agar DPRD tidak mengesahkan kegiatan ‘siluman’ tersebut dalam APBD Perubahan.

Mereka khawatir, persetujuan DPRD terhadap kegiatan yang tidak melalui prosedur yang benar akan menjadi preseden buruk dan mencederai fungsi pengawasan legislatif.

Desakan kepada APH untuk mengusut tuntas masalah ini semakin menguat. Publik menilai, realisasi kegiatan di luar APBD adalah pelanggaran serius terhadap Undang-Undang dan kaidah pengelolaan keuangan negara.

Baca Juga :  Anas Jusuf gelar Rapat Evaluasi pimpinan OPD dilingkungan Pemda Boalemo

Langkah investigasi dari APH dianggap sebagai satu-satunya cara untuk mengungkap siapa dalang di balik program-program ‘siluman’ tersebut, menelusuri aliran dana, dan memastikan adanya pertanggungjawaban hukum.

Publik menanti keberanian dan ketegasan DPRD untuk tidak “bermain mata” dengan kekuasaan eksekutif. Mereka berharap para wakil rakyat mampu membuktikan diri sebagai penjaga amanah, bukan hanya sekadar stempel yang melegitimasi kebijakan yang cacat prosedur.

Berita Terkait

Aksi Nyata Pemerintah; Dikes, PKM, BKK, TNI-Polri Putus Mata Rantai Penyakit
Perangi DBD dan Malaria, Pemuda Patimura Kolaborasi Lintas Sektor Gelar Bakti Sosial di Tilamuta
Duduk, diam, gaji akan masuk; Menanti Suara di Gedung Rakyat, Fungsi DPRD Boalemo Diduga Mati Suri?
Masih soal mobil yang di pinjam Kejati, Klarifikasi Jubir Pemda dan Kabag Umum tidak substantif
Mobil Baru untuk Kejati, BPJS Menunggak dan Petani Menunggu: Di Mana Prioritas Pemda?
Pemda Boalemo dan Kejati Gorontalo Ugal-ugalan?: Antara Perencanaan yang Gagal dan Dugaan Peminjaman Ilegal
Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati
PKM Berlian Gelar Pelayanan KB Serentak Gratis dalam Rangka Harganas ke-33

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:52 WITA

Aksi Nyata Pemerintah; Dikes, PKM, BKK, TNI-Polri Putus Mata Rantai Penyakit

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:18 WITA

Perangi DBD dan Malaria, Pemuda Patimura Kolaborasi Lintas Sektor Gelar Bakti Sosial di Tilamuta

Senin, 29 Juni 2026 - 20:36 WITA

Duduk, diam, gaji akan masuk; Menanti Suara di Gedung Rakyat, Fungsi DPRD Boalemo Diduga Mati Suri?

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:32 WITA

Masih soal mobil yang di pinjam Kejati, Klarifikasi Jubir Pemda dan Kabag Umum tidak substantif

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:56 WITA

Mobil Baru untuk Kejati, BPJS Menunggak dan Petani Menunggu: Di Mana Prioritas Pemda?

Berita Terbaru