Strategi Tekan Kematian Ibu & Bayi, Pemkab Boalemo Perkuat Kompetensi Bidan Lewat Evaluasi Akademik

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id – Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Kuliah Tatap Muka serta Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Studi S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan bagi mahasiswa asal Kabupaten Boalemo. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Grand Amalia, Selasa (13/1/2026).

Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula, M.Kes., serta tim pengajar dari Institusi Teknologi Sains Kesehatan (ITSK) Rumah Sakit Dr. Soepraoen Malang Kesdam V/Brawijaya, yakni Rani Safitri, S.ST., M.Keb., Ph.D., dan Raden Maria Veronica, S.ST., M.Keb.

Apresiasi untuk Mahasiswa dan Institusi Mitra Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lahmudin Hambali menyampaikan apresiasi tinggi kepada para mahasiswa kebidanan asal Boalemo yang tengah menempuh studi di Malang. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah menyambut baik proses monitoring ini sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik dan kualitas.

“Penyelenggaraan pendidikan adalah bagian vital untuk menjamin mutu lulusan. Terutama di bidang kebidanan yang memiliki peran sangat strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak di daerah kita,” ujar Lahmudin.

Menjawab Tantangan Kesehatan Masa Depan Wabup Lahmudin juga mengingatkan bahwa tantangan pembangunan kesehatan ke depan tidaklah mudah. Mulai dari upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), pencegahan stunting, hingga penguatan layanan kesehatan primer di pelosok desa.

Baca Juga :  Diduga Ada Galian C di Tilamuta tak Miliki Izin

“Dibutuhkan tenaga bidan yang benar-benar kompeten. Kerja sama dengan ITSK RS Dr. Soepraoen Malang ini diharapkan dapat melahirkan bidan-bidan tangguh yang mampu menjawab kompleksitas masalah kesehatan di Boalemo,” tambahnya.

Harapan Penguatan Kerja Sama Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap kemitraan dengan institusi pendidikan di bawah naungan Kesdam V/Brawijaya ini dapat terus diperkuat. Tujuannya jelas: memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu pendidikan kebidanan dan standar pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Boalemo.

“Kinerja dan kompetensi para bidan ini nantinya akan menjadi penentu masa depan kesehatan generasi Boalemo,” tutup Wakil Bupati

Berita Terkait

Sinergi SherlyGo dan Bentor BI Melahirkan Dompet Clara: Inovasi Layanan Publik Masa Kini
Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar
Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan
Barcode Ada, Tapi BBM Sulit Didapat: Pemkab Boalemo Soroti Akses Subsidi
Kawal Revitalisasi Pendidikan, Bupati Rum Pagau Cek 20 Sekolah di Paguyaman
Dari Bongo 4, Langkah Baru Menyiapkan Generasi Boalemo
Cegah Campak Hingga Difteri, Tim BIAS Puskesmas Belian Turun ke Sekolah-Sekolah
Bupati Rum Pagau Letakkan Batu Pertama KNMP, Nilai Investasi Capai Rp10,8 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:40 WITA

Sinergi SherlyGo dan Bentor BI Melahirkan Dompet Clara: Inovasi Layanan Publik Masa Kini

Jumat, 18 September 2026 - 21:53 WITA

Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar

Kamis, 17 September 2026 - 16:29 WITA

Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan

Rabu, 16 September 2026 - 17:09 WITA

Barcode Ada, Tapi BBM Sulit Didapat: Pemkab Boalemo Soroti Akses Subsidi

Sabtu, 12 September 2026 - 15:18 WITA

Dari Bongo 4, Langkah Baru Menyiapkan Generasi Boalemo

Berita Terbaru