Sutri Lumula beberkan penurunan angka Stunting, Boalemo otw Zero Stunting

- Jurnalis

Senin, 10 Oktober 2022 - 17:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Dikes Boalemo) – Semangat Pemerintah Daerah menekan angka stunting di Kabupaten Boalemo, terus digaungkan.

Hal itu terlihat dari sejumlah kegiatan Pemerintah Daerah yang digagas oleh Dinas DPPKBP3A, Bappeda, Dinas Kesehatan dengan sinergitas beberapa Organisasi Pemerintah Daerah (OPD).

Tak heran, jika Pemerintah Daerah menjadi salah satu daerah yang menerima penghargaan dari Pemerintah Pusat atas aksi penurunan angka Stunting.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, pasa rapat koordinasi Tim Audit Kasus Stunting Tingkat Kabupaten Boalemo tahun 2022, di Aula Hotel Grand Amalia,Senin (10/10/2022), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, membenarkan hal tersebut dengan membeberkan presentasi penurunan angka stunting dari tahun ketahun.

Yang jelas kita sudah mengalami penurunan sejak tahun 2018 sampai dengan tahun 2021,” beber Sutri.

Menurut Sutri, Kabupaten Boalemo sendiri akan menakan penurun Stunting tiap tahunya sebesar 5,7%. Sehingga bisa mencapai angka 14 persen pada tahun 2024 sesuai dengan target Kementerian.

Baca Juga :  Harmoni Pemprov dan Pemkab: Bupati Rum Pagau Terima Kunjungan Balasan Gubernur Gusnar Ismail

Secara sadar, aksi menurunkan angka prevalensi Stunting, Kadis Kesehatan Kabupaten Boalemo mengajak seluruh elemen masyarakat terlibat langsung bersama Pemerintah Daerah menuju wilayah Zero Stunting.

Memang liding sektornya adalah Dinas DPPKBP3A, namun secara konvergensi kita sama-sama dalam mengintervensi angka Stunting ini,” Ujarnya.

Selain itu, Masyarakat dihimbau agar bisa menggunakan fasilitas kesehatan dengan menggunakan kader kesehatan di desa untuk dapat mengetahui jadwal Posyandu guna mewujudkan ibu hamil yang sehat dan anak yang jauh dari Stunting.

Ini penting bagi ibu hamil. Sehingga pada saat kita melakukan skrining, pertumbuhan dan perkembangan bayi bisa terdeksi. Harapannya masyarakat bisa mengakses dan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang sudah disediakan pemerintah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Darah Muda di Pucuk PBB Gorontalo: Kisman Abubakar Siap Ubah Peta Geopolitik Daerah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:30 WITA

Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok

Berita Terbaru