Tak Capai Target, PAD Dinas Kumperindag naik jadi 1,1M

- Jurnalis

Rabu, 3 Februari 2021 - 14:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Pemda Boalemo) – Tidak mencapai target yang diberikan dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah ( PAD) di Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Plt. Bupati Boalemo Anas Jusuf mengadakan Rapat Evaluasi, rabu 3/2/2021.

”Rapat ini dilaksanakan untuk mengevaluasi pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD), di Dinas Kumperindag, dimana target PAD yang di berikan Pemerintah Daerah tahun 2020 sejumlah 700 juta, realisasinya hanya 550 Juta,” beber Anas.

Atas dasar itu, Rapat tersebut melahirkan rekomendasi untuk merubah sistem pola kerja dinas kumperindag dalam pencapain target PAD untuk tahun 2021.

“Ternyata setelah dievaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Kumperidag itu bukan hanya dari retribusi pasar tetapi ada juga retribusi petak. Sehingga itu, saya menaikan target PAD Dinas Kumperindag 1,1 miliar untuk tahun 202.Bukan lagi 900 juta yang pernah saya sampaikan diapel. Saya berharap target ini harus di capai oleh Dinas Kumperindag, dan mari kita merubah sistem pola kerja ini, untuk peningkatan PAD,”pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kumperindag Irwan Dai menyampaikan bahwa target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 1,1 miliar yang diberikan, akan ditindak lanjuti dengan Rapat Bersama Penjual Pasar.

“PAD yang targetkan Plt Bupati Boalemo Ir.Anas Jusuf Kepada kami, akan kami tindak lanjuti dan masih melakukan uji petik di lapangan dan besok kami akan mengadakan rapat dengan mayor pasar untuk membahas target PAD 1,1 miliar ini”.

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Darah Muda di Pucuk PBB Gorontalo: Kisman Abubakar Siap Ubah Peta Geopolitik Daerah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WITA

Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA