Takut jarum, Bidan Dikes Boalemo Menangis saat disuntik

- Jurnalis

Jumat, 12 Februari 2021 - 08:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Pemda Boalemo) – Tenaga Kesehatan (Nakes) Menjadi Prioritas Penerima Vaksin dari Pemerintah Karena dianggap sebagai sektor yang sehari-hari berhadapan dengan bahayanya Covid-19.

Dilansir dari Kompas .com, Hal itu diungkapkan Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam webiner yang disiarkan di YouTube PB IDI (09/01/2021).

Senada dengan itu, Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Boalemo Sutriyani Lumula juga menyampaikan bahwa tenaga kesehatan menjadi sektor yang akan divaksin setelah dicanangkan oleh Pemerintah Daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, sudah hampir semua Nakes dilakukan vaksinasi dimasing- masing Puskesmas. Selain itu, Tenaga Kesehatan di Lingkungan Dikes pun tak kelewatan dengan Penyuntikan Vaksin.

Baca Juga :  Diduga istri Selingkuh, suami terpaksa tinggal di Kamar Mayat

Menjadi sebuah kewajiban karena menjadi Tenaga Kesehatan, salah satu Bidan di Lingkungan Dinas Kesehatan, terlihat menangis saat disuntikkan vaksin dosis pertama seperti video yang terlihat dari status WhatsApp. https://youtu.be/GGV0Hy-268g

Bidan yang diketahui bernama Iis Otaya ini, mengaku dirinya takut dengan jarum suntik. Walaupun demikian demi kesehatan dan keselamatan orang lain, dirinya rela jarum suntik berisi dosis vaksin hinggap di lengannya.

“Saya menangis karena takut jarum. Bukan takut divaksin. Ini juga demi kesehatan saya dan keselamatan orang lain” ungkap Iis saat dikonfirmasi.

Iis Otaya. (FB/Tr)

Lebih lanjut dirinya juga menuturkan, ada beberapa Nakes yang takut dengan jarum suntik, dan terlihat menangis saat disuntikkan vaksin, tapi tetap menjalani vaksinasi demi orang lain

”Bukan hanya saya, ada beberapa dari kami juga yang menangis karena takut jarum suntik. Namun kami tetap menjalani vaksin. Tak kenal maka tak kebal, Vaksin aman dan halal”.

Untuk itu, kepada masyarakat, Iis mengajak untuk tidak takut divaksin karena sudah mendapatkan ijin BPOM dan MUI

Berita Terkait

Bagaimana Jika Hanya Staf Setwan yang Jadi Tersangka dalam Perdis Fiktif?
Perkara Perdis DPRD Tak Kunjung Tuntas, Kejari Boalemo Takut Sentuh Pejabat?
Puskesmas Berlian Gelar Donor Darah di Desa Mutiara, Kumpulkan 21 Kantong
Menanti Pemeriksaan Wakil Bupati soal Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo
PKm Berlian Raih Apresiasi Kemenkes RI: Validasi Data Cek Kesehatan Gratis Capai 100 Persen Sesuai SOP
Puskesmas Berlian Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81
Kritik Tajam Penyerahan Remisi di Ruang Publik, Helmi: Abaikan Aspek Hukum, Psikologis, dan Etika Humanis
Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:19 WITA

Bagaimana Jika Hanya Staf Setwan yang Jadi Tersangka dalam Perdis Fiktif?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:54 WITA

Perkara Perdis DPRD Tak Kunjung Tuntas, Kejari Boalemo Takut Sentuh Pejabat?

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:51 WITA

Puskesmas Berlian Gelar Donor Darah di Desa Mutiara, Kumpulkan 21 Kantong

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:06 WITA

Menanti Pemeriksaan Wakil Bupati soal Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:52 WITA

PKm Berlian Raih Apresiasi Kemenkes RI: Validasi Data Cek Kesehatan Gratis Capai 100 Persen Sesuai SOP

Berita Terbaru