Target bebas Frambusia, Dikes Boalemo Terima Tim Asesmen dari Kemenkes

- Jurnalis

Rabu, 23 November 2022 - 15:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Frambusia adalah suatu infeksi bakteri jangka panjang (kronis) yang paling sering mengenai kulit, tulang, dan sendi. Penyakit ini memiliki tiga stadium, yaitu stadium 1, 2 dan 3.

Oleh karena itu, Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, menargetkan pada tahun 2023 di Boalemo Bebas Frambusia.

Ditahun 2023 nanti, kami mengupayakan kabupaten Boalemo bebas Frambusia”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu disampaikan langsung Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo Sutriyani Lumula S.ST.,M.Kes.,yamh diwawancarai usai kegiatan Penilaian Sertifikasi Bebas Frambusia oleh Tim Penilaian dari Kementerian Kesehatan, Rabu (23-11-2022) di Hotel Grand Amalia Tilamuta.

Baca Juga :  Awal Tahun. Pemerintah Kecamatan Paguyaman Pantai santuni Penderita Tumor

Dirinya menerangkan, digorontalo,  Frambusia dikenal dengan penyakit kulit (Ambalo). Penyakit ini disebabkan oleh kuman Treponema Pertune. Dan menurut WHO, penyakit ini masih  tinggi di Indonesia.

“Di Gorontalo, pada tahun 1989 tepatnya di Bone Bolango kata Sutri, ditemukan 63 orang positif Frambusia. Di Boalemo sendiri, pada tahun 2007 tidak ditemukan lagi kasus Frambusia atau nol kasus. Di Boalemo sendri ditergetkan untuk tahun 2023 nanti sudah nol kasus atau bebas Frambusia,” terang Sutri.

Lebih jelas dirinya membeberkan, Untuk memperoleh sertifikat Bebas Frambusia, Kabupaten Boalemo telah memenuhi syarat dan telah berproses sejak tahun 2019. Namun karena terkendala Covid-19 pada tahun 2020, maka tahun 2021 dilakukan proses kembali  dalam rangka pemenuhan dokumen.

Berita Terkait

Gorengan” Media yang Melenceng: Menepis Politisasi Boikot DPRD Boalemo dan Nyanyian Satir 5 Fraksi
Ketika Ring Parlemen Memaksa Sang Ketua Lempar Handuk
Cegah Komplikasi Diabetes, Puskesmas Berlian Boalemo Gelar Layanan Prolanis Terpadu
“Jebakan Hukum Formalistik” dalam Pembahasan KUA-PPAS Boalemo: Sebuah Catatan Kritis
Tanpa Ketua DPRD, Agenda Dewan Lebih Lancar: Fungsi Aleg Jalan Sebagaimana Mestinya
“Kursi Kosong”, Boikot Ketua DPRD Boalemo Berkepanjangan Lumpuhkan Nadi Legislasi dan Merugikan PDIP ?
Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan
Jalan Rusak Parah Puluhan Tahun, Bupati Buta, DPRD Bisu; Uang Rakyat ke Mana?

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 02:13 WITA

Gorengan” Media yang Melenceng: Menepis Politisasi Boikot DPRD Boalemo dan Nyanyian Satir 5 Fraksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:28 WITA

Ketika Ring Parlemen Memaksa Sang Ketua Lempar Handuk

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:30 WITA

Cegah Komplikasi Diabetes, Puskesmas Berlian Boalemo Gelar Layanan Prolanis Terpadu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:34 WITA

“Jebakan Hukum Formalistik” dalam Pembahasan KUA-PPAS Boalemo: Sebuah Catatan Kritis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:33 WITA

Tanpa Ketua DPRD, Agenda Dewan Lebih Lancar: Fungsi Aleg Jalan Sebagaimana Mestinya

Berita Terbaru

Daerah

Ketika Ring Parlemen Memaksa Sang Ketua Lempar Handuk

Rabu, 22 Jul 2026 - 01:28 WITA