Tegas, Koalisi OMS Sayangkan Tahapan Seleksi Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Berpotensi Ditunda

- Jurnalis

Senin, 25 Juli 2022 - 18:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Gorontalo) – Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) Provinsi Gorontalo menyayangkan tahapan seleksi bawaslu provinsi Gorontalo periode 2022-2027 yang berpotensi tertunda ditengah seleksi didaerah lain yang sudah ada hasil pengumumannya.

Koalisi tersebut merupakan gabungan dari KOMSI (Komunitas Milenial Sadar Demokrasi) IDEM (Institute for Democracy and Electoral Monitoring), Lingkar Pemuda Penggerak Demokrasi (LIPPI), DIASPORA (Disabilitas Penegak Demokrasi).

Ahmad Randi, salah satu perwakilan dari koalisi menilai, seharusnya proses seleksi ini sudah di tahap pengumuman hasil tes tertulis dan tes psikologi  kalau saja tidak ada manuver individual mengganti Ketua tim seleksi.

“Sehingga dalam kondisi kesimpangsiuran pengumuman hasil tes tertulis dan tes psikologi, ini bukan hanya peserta sendiri yang dirugikan, tetapi dampak dari kondisi ini Bawaslu berpotensi akan disoroti dan berkemungkinan terjadi distrust di publik,” Ujar Randi.

Dirinya menambahkan, masyarakat sipil, dan publik secara luas akan dirugikan karena proses tahapan yang belum jelas dan terkesan cenderung dipaksakan.

Baca Juga :  Terima kunjungan Bawaslu RI, Pemda Boalemo hibahkan gedung untuk Bawaslu Boalemo

“Ini melukai dan membuat pilu Demokrasi ditingkat lokal Gorontalo, dan otomatis menegasikan peran-peran serta upaya masyarakat sipil dalam membangun proses Demokrasi yang beritegritas,” Sesalnya.

Terakhir, Pemuda yang merupakan Alumni dari SKPP Tingkat Nasional ini menegaskan, Koalisi OMS mendorong ketegasan dari Bawaslu RI dalam hal ini benar- benar objektif dalam menanggapi kesimpangsiuran dari problem yang berkembang.

 

 

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Darah Muda di Pucuk PBB Gorontalo: Kisman Abubakar Siap Ubah Peta Geopolitik Daerah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:30 WITA

Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok

Berita Terbaru