Atasi Kemiskinan dan Percepatan Pembangunan, Bupati Boalemo Buka Musrenbang RKPD 2026

- Jurnalis

Senin, 28 April 2025 - 14:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id ( Pemda Boalemo) – Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Boalemo tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Grand Amalia pada Senin, 28 April 2025, dan dihadiri berbagai unsur penting, termasuk Wakil Bupati Lahmudin Hambali, S.Sos., M.Si., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para asisten, pimpinan perbankan, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta delegasi dari seluruh kecamatan.

Dalam sambutannya, Bupati Drs. Rum Pagau menegaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang RKPD ini memiliki peran krusial dalam menyusun arah pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan, selaras dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Boalemo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan pentingnya percepatan pembangunan, mengingat kondisi sosial ekonomi Kabupaten Boalemo saat ini.

Musrenbang ini adalah forum strategis untuk menentukan langkah kita ke depan. Kita harus mempercepat pembangunan, sebab saat ini kita berada di posisi kelima daerah termiskin di Indonesia dan menduduki peringkat pertama daerah termiskin di Provinsi Gorontalo,” ujar Bupati Rum Pagau dalam arahannya.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa dalam penyusunan program pembangunan untuk tahun depan, seluruh perumusan rencana harus dimulai dari tingkat bawah, yakni desa dan kecamatan.

Baca Juga :  Sherman Moridu: Narkoba, Korupsi hingga Terorisme melanda Boalemo

Ia juga menekankan pentingnya mengintegrasikan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui mekanisme resmi Musrenbang, bukan sekadar melalui jalur aspirasi dewan.

Oleh karena itu, saya minta rumusan program tahun depan dimulai dari desa dan kecamatan, dan mohon dikaitkan dengan jaring asmara dari DPR. Jangan sampai seperti sebelumnya, di mana program lebih banyak mengakomodasi aspirasi dewan dibandingkan hasil Musrenbang,” tegasnya.

Bupati Rum Pagau juga mengingatkan seluruh peserta Musrenbang bahwa RKPD ke depan harus benar-benar fokus pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar memenuhi keinginan sesaat.

Saya berharap Musrenbang RKPD ini benar-benar diarahkan untuk kepentingan rakyat. Kita harus mengubah kehidupan masyarakat, bukan sekadar menyenangkan mereka. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Boalemo telah menganggarkan bantuan bibit kelapa sawit, bibit durian, dan kakao untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat,” tambah Bupati.

Kegiatan Musrenbang RKPD tahun 2026 ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, mengurangi angka kemiskinan, serta mewujudkan Kabupaten Boalemo yang lebih maju dan sejahtera

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Darah Muda di Pucuk PBB Gorontalo: Kisman Abubakar Siap Ubah Peta Geopolitik Daerah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WITA

Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA