Skandal Videotron Boalemo: Proyek Ambisius Diduga Tanpa Perencanaan, Kini Dibongkar Ulang

- Jurnalis

Senin, 21 Juli 2025 - 18:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(BOALEMO) Sejak awal dilantik, kepemimpinan Bupati Rum Pagau di Kabupaten Boalemo telah menarik perhatian publik dengan orientasi pembangunan yang ambisius, khususnya dalam upaya merubah wajah ibu kota.

Langkah awal yang paling mencolok adalah pembangunan infrastruktur baru berupa videotron di titik strategis pusat kota.

Namun, proyek yang seharusnya menjadi simbol kemajuan ini kini justru menuai sorotan tajam dan kritik dari berbagai pihak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembangunan videotron yang menggantikan monumen sebelumnya (Tugu Jagung) ini diduga dimulai tanpa dokumen perencanaan yang matang.

Indikasi ini diperkuat dengan fakta bahwa bangunan bundaran di sekitar videotron tersebut kini harus kembali dibongkar.

Pembongkaran ulang ini bukan tanpa alasan; lingkaran bundaran awal dilaporkan melewati batas hingga menutup sebagian badan jalan, menyebabkan kesulitan bagi kendaraan berukuran besar untuk melintas.

Baca Juga :  Bawa Pulang Puluhan Miliar. Misi Rum Pagau di Kementerian: Bantahan Keras Kadis Pertanian untuk Kisman

Salah satu insiden yang menjadi bukti nyata adalah ketika mobil berukuran besar belum lama ini nyaris tak bisa melintas karena diameter bundaran videotron yang terlalu lebar.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat: apakah proyek awal yang menjadi langkah pembaharuan Bupati Rum Pagau ini terlalu ambisius tanpa disertai perencanaan dan survei lokasi yang cermat sesuai kondisi badan jalan?

Lebih jauh lagi, persoalan transparansi anggaran proyek ini juga menjadi tanda tanya. Sumber anggaran yang digunakan untuk pembangunan videotron ini tak pernah terdengar informasinya di telinga masyarakat, dan yang lebih mengkhawatirkan, tidak ditemui papan proyek di lokasi pekerjaan.

Ketiadaan informasi fundamental ini menghambat pengawasan publik terhadap penggunaan dana daerah.

Baca Juga :  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Boalemo gelar Sosialisasi Budaya dan Naskah Kuno

Dari informasi yang dihimpun saat meliput di lapangan, pembongkaran lingkaran batas bangunan sedang berlangsung.

Namun, para pekerja di lokasi tidak dapat memberikan penjelasan teknis yang memadai mengenai alasan pembongkaran tersebut. Pihak perusahaan selaku kontraktor pelaksana proyek pun tidak ditemui di lokasi pekerjaan, menyulitkan upaya konfirmasi langsung.

Media Trilogis.id berkomitmen untuk terus mengawal isu ini. Kami akan segera melakukan konfirmasi kembali kepada pihak perusahaan yang menjadi pihak ketiga dalam proyek ini, serta kepada dinas teknis terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo yang menaungi pekerjaan tersebut, demi mendapatkan penjelasan yang komprehensif dan transparan.

Publik berhak mengetahui secara jelas mengenai perencanaan, anggaran, dan alasan di balik pembongkaran proyek infrastruktur yang telah menelan biaya dan menjadi sorotan ini.

Berita Terkait

Menuju Indonesia Emas, Kapolres Boalemo & DPD KNPI Targetkan Boalemo Zero Miras dan Judi
Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Refleksi Hari Kartini, Kepala Puskesmas Berlian Ajak Perempuan Boalemo Jadi Pionir Kesehatan Keluarga
Pimpin Muscam V Tilamuta, Lahmuddin Hambali Tegaskan Kader Golkar Harus Jadi Motor Kepentingan Publik
Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo
Perkuat Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian Lakukan Deteksi Dini ILTB dan Kunjungan Rumah di Desa Bongo Tua

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:04 WITA

Menuju Indonesia Emas, Kapolres Boalemo & DPD KNPI Targetkan Boalemo Zero Miras dan Judi

Jumat, 24 April 2026 - 18:40 WITA

Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme

Jumat, 24 April 2026 - 18:34 WITA

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 April 2026 - 13:49 WITA

Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Sabtu, 18 April 2026 - 18:27 WITA

Pimpin Muscam V Tilamuta, Lahmuddin Hambali Tegaskan Kader Golkar Harus Jadi Motor Kepentingan Publik

Berita Terbaru

Advertorial

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:34 WITA