Trilogis.id_(BOALEMO) – Sejak awal dilantik, kepemimpinan Bupati Rum Pagau di Kabupaten Boalemo telah menarik perhatian publik dengan orientasi pembangunan yang ambisius, khususnya dalam upaya merubah wajah ibu kota.
Langkah awal yang paling mencolok adalah pembangunan infrastruktur baru berupa videotron di titik strategis pusat kota.
Namun, proyek yang seharusnya menjadi simbol kemajuan ini kini justru menuai sorotan tajam dan kritik dari berbagai pihak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembangunan videotron yang menggantikan monumen sebelumnya (Tugu Jagung) ini diduga dimulai tanpa dokumen perencanaan yang matang.
Indikasi ini diperkuat dengan fakta bahwa bangunan bundaran di sekitar videotron tersebut kini harus kembali dibongkar.
Pembongkaran ulang ini bukan tanpa alasan; lingkaran bundaran awal dilaporkan melewati batas hingga menutup sebagian badan jalan, menyebabkan kesulitan bagi kendaraan berukuran besar untuk melintas.
Salah satu insiden yang menjadi bukti nyata adalah ketika mobil berukuran besar belum lama ini nyaris tak bisa melintas karena diameter bundaran videotron yang terlalu lebar.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat: apakah proyek awal yang menjadi langkah pembaharuan Bupati Rum Pagau ini terlalu ambisius tanpa disertai perencanaan dan survei lokasi yang cermat sesuai kondisi badan jalan?
Lebih jauh lagi, persoalan transparansi anggaran proyek ini juga menjadi tanda tanya. Sumber anggaran yang digunakan untuk pembangunan videotron ini tak pernah terdengar informasinya di telinga masyarakat, dan yang lebih mengkhawatirkan, tidak ditemui papan proyek di lokasi pekerjaan.
Ketiadaan informasi fundamental ini menghambat pengawasan publik terhadap penggunaan dana daerah.
Dari informasi yang dihimpun saat meliput di lapangan, pembongkaran lingkaran batas bangunan sedang berlangsung.
Namun, para pekerja di lokasi tidak dapat memberikan penjelasan teknis yang memadai mengenai alasan pembongkaran tersebut. Pihak perusahaan selaku kontraktor pelaksana proyek pun tidak ditemui di lokasi pekerjaan, menyulitkan upaya konfirmasi langsung.
Media Trilogis.id berkomitmen untuk terus mengawal isu ini. Kami akan segera melakukan konfirmasi kembali kepada pihak perusahaan yang menjadi pihak ketiga dalam proyek ini, serta kepada dinas teknis terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo yang menaungi pekerjaan tersebut, demi mendapatkan penjelasan yang komprehensif dan transparan.
Publik berhak mengetahui secara jelas mengenai perencanaan, anggaran, dan alasan di balik pembongkaran proyek infrastruktur yang telah menelan biaya dan menjadi sorotan ini.

















