Dugaan Korupsi Perdis Fiktif, Keseriusan Kejari Boalemo: Mantan Sekwan DPRD Boalemo diperiksa

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 10:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(BOALEMO) – Babak baru pengusutan dugaan korupsi perjalanan dinas (Perdis) fiktif DPRD Kabupaten Boalemo periode 2020-2022 dimulai. Kejaksaan Negeri (Kejari) Boalemo mengambil langkah signifikan dengan memanggil dan memeriksa Mantan Sekretaris Dewan (Sekwan), Burhan Hinta, pada hari Senin, 29 September 2025.

Pemanggilan Burhan Hinta, yang tiba di Kejari Boalemo sekitar pukul 09.00 WITA, mengindikasikan bahwa penyidikan Kejari mulai menyentuh pihak-pihak yang dinilai paling mengetahui seluk-beluk administrasi dan pertanggungjawaban keuangan dewan. Ia diperiksa sebagai saksi kunci yang diharapkan dapat membuka secara terang-benderang alur manipulasi anggaran perjalanan dinas yang disinyalir merugikan keuangan negara.

Sorotan Kritis: Siapa Dalang Sebenarnya?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemeriksaan Mantan Sekwan ini menjadi titik fokus, mengingat Sekwan memegang peranan vital sebagai pengguna anggaran sekaligus penanggung jawab teknis administrasi seluruh kegiatan dewan, termasuk perjalanan dinas. Dugaan perdis fiktif selama dua tahun anggaran (2020-2022) ini diduga kuat melibatkan sejumlah anggota DPRD Boalemo periode 2019-2024.

Baca Juga :  Bersama Gakkumdu, BAWASLU Boalemo lakukan Patroli Pengawasan Masa Tenang Pilakada 2024

Pertanyaan kritis yang kini mengemuka adalah seberapa jauh pengetahuan dan keterlibatan Burhan Hinta dalam kasus ini, serta apakah pemeriksaan ini akan menjadi pintu masuk untuk menetapkan tersangka dari kalangan eksekutif Sekretariat DPRD atau bahkan dari unsur legislator itu sendiri.

Komitmen Kejari: Bukti Sudah Nampak

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Boalemo, Nurul Anwar, memastikan bahwa kasus yang telah masuk tahap penyidikan ini akan ditangani secara tuntas dan objektif.

Kasus dugaan korupsi perjalanan dinas DPRD Boalemo ini sudah nampak perbuatannya yang mengarah pada pidana, melawan hukumannya sudah ada, tinggal penguatan saja,” tegas Nurul Anwar.

Pernyataan Kajari tersebut menguatkan indikasi bahwa Kejari telah memiliki alat bukti permulaan yang cukup. Pemeriksaan intensif terhadap Mantan Sekwan dan seorang Staf Keuangan DPRD yang turut dipanggil hari ini diharapkan dapat melengkapi bukti yang dibutuhkan untuk mengungkap arsitek sesungguhnya di balik skandal pemalsuan laporan perjalanan dinas ini.

Baca Juga :  Soal SK Plt. RSCG, Nasa: DPRD Kemana? Kita tidak butuh "juru tangkis"!

Publik Boalemo kini menanti langkah tegas Kejari Boalemo untuk membuktikan komitmennya dalam membersihkan praktik korupsi di lembaga legislatif daerah.

Berita Terkait

Tiga Ruas Jalan Shortcut Boalemo Terancam Molor, Masuk Materi Tuntutan Aksi
Kepala SPPG Hungayonaa Laporkan Dugaan Penyebaran Berita Bohong ke Polres Boalemo
MBG Diduga Berulat, Benarkah Wartawan Sudah Verifikasi ke SPPG?
Jika Kontrak Berakhir, Proyek Belum Selesai: Siapa Bertanggung Jawab dan Bagaimana Nasib Pembayaran Jalan Shortcut?
Pengadaan Bibit Bambu Petung Ratusan Juta di Boalemo: Bagaimana Progres Pertumbuhannya?
Empat Alat Berat Ditemukan di Tangga Barito, Sorotan Pengawasan PETI Kembali Mengemuka
Rp6 Miliar untuk Shortcut Huwongo-Tanah Putih di Tengah Tekanan Fiskal, Apa Dasar Prioritasnya?
Perdis Fiktif DPRD: Di Mana Batas Tanggung Jawab Setwan dan Pimpinan DPRD?

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:37 WITA

Tiga Ruas Jalan Shortcut Boalemo Terancam Molor, Masuk Materi Tuntutan Aksi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:04 WITA

Kepala SPPG Hungayonaa Laporkan Dugaan Penyebaran Berita Bohong ke Polres Boalemo

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:44 WITA

MBG Diduga Berulat, Benarkah Wartawan Sudah Verifikasi ke SPPG?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:42 WITA

Jika Kontrak Berakhir, Proyek Belum Selesai: Siapa Bertanggung Jawab dan Bagaimana Nasib Pembayaran Jalan Shortcut?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:32 WITA

Pengadaan Bibit Bambu Petung Ratusan Juta di Boalemo: Bagaimana Progres Pertumbuhannya?

Berita Terbaru