Perkuat Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian Lakukan Deteksi Dini ILTB dan Kunjungan Rumah di Desa Bongo Tua

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 19:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis (Pemda Boalemo) – Puskesmas Berlian terus menunjukkan komitmennya dalam memutus mata rantai penularan Tuberkulosis (TBC) di wilayah Kabupaten Boalemo. Melalui Penanggung Jawab (PJ) Program TB, Aljufrian Nalole, S.Kep, Puskesmas Berlian melaksanakan kegiatan pelacakan kasus Infeksi Laten Tuberculosis (ILTB) serta kunjungan rumah (home visit) di Desa Bongo Tua, Jumat (17/04).

Langkah proaktif ini merupakan bagian dari penguatan fungsi Desa Siaga TB yang telah terbentuk di Desa Bongo Tua, guna memastikan deteksi dini dan intervensi yang tepat bagi masyarakat yang berisiko tinggi namun belum menunjukkan gejala klinis.

Deteksi ILTB: Memutus Bom Waktu Penularan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini berfokus pada pelacakan ILTB, yaitu kondisi di mana seseorang telah terinfeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis namun sistem imunnya masih mampu menekan bakteri tersebut sehingga tidak menimbulkan gejala sakit.

PJ Program TB, Aljufrian Nalole, menjelaskan bahwa deteksi ILTB sangat krusial. Tanpa Pemberian Terapi Pencegahan (TPT), penderita ILTB berisiko tinggi berkembang menjadi TB aktif di masa depan.

Kami ingin memastikan bahwa warga yang memiliki kontak erat dengan pasien TB mendapatkan perlindungan maksimal. Deteksi ILTB adalah langkah preventif agar infeksi ini tidak menjadi penyakit yang menular luas,” ujarnya.

Sinergi Kesling dan PHBS dalam Pemulihan

Baca Juga :  Lantik 2 Pengurus Kecamatan, Lisna Mohi minta TP.PKK bersinergi dengan Pemerintah

Kunjungan rumah ini tidak dilakukan sendirian. Petugas Kesehatan Lingkungan (Kesling) turut hadir untuk meninjau kondisi sanitasi dan rumah pasien. Hal ini sejalan dengan strategi nasional yang menekankan bahwa penyembuhan TB tidak hanya bergantung pada obat, tetapi juga pada kualitas udara, pencahayaan rumah, dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Faktor lingkungan seperti ventilasi yang buruk sangat mendukung perkembangan bakteri TB. Oleh karena itu, edukasi PHBS dan perbaikan kesehatan lingkungan selalu menjadi instrumen terpenting dalam mencegah penularan di tingkat keluarga,” tambah tim Kesling Puskesmas Berlian.

Landasan Regulasi dan Strategi Nasional

Secara regulasi, langkah Puskesmas Berlian ini mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis. Dalam beleid tersebut, pemerintah pusat mewajibkan peran aktif fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk melakukan investigasi kontak dan pemberian terapi pencegahan.

Baca Juga :  PKM Berlian Gelar CUC di Desa Diloato, Pastikan Anak Boalemo Terproteksi Imunisasi Lengkap

Selain itu, program ini merupakan implementasi dari Strategi Nasional Penanggulangan TBC 2020-2024, yang salah satu pilarnya adalah peningkatan penemuan kasus secara aktif (active case finding). Dengan penguatan di level Desa Siaga TB, diharapkan target eliminasi TBC di Indonesia pada tahun 2030 dapat tercapai mulai dari unit terkecil di masyarakat.

Dukungan Desa Bongo Tua

Pemerintah Desa Bongo Tua menyambut baik langkah intensif dari Puskesmas Berlian. Kehadiran petugas kesehatan di lapangan memberikan rasa aman sekaligus pemahaman baru bagi warga mengenai perbedaan antara TB aktif dan Infeksi Laten.

Melalui sinergi antara PJ Program TB, petugas Kesling, dan kader Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian optimis dapat menciptakan lingkungan yang bebas TBC, sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Paguyaman secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Darah Muda di Pucuk PBB Gorontalo: Kisman Abubakar Siap Ubah Peta Geopolitik Daerah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WITA

Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA