Bupati Rum Pagau Buka Seleksi Direktur RSUD drg. Clara Gobel, Minta Tim Segera Tentukan yang Terbaik

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 14:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRILOGIS, BOALEMO — Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau membuka secara resmi seleksi calon Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) drg. Clara Gobel (RSCG) Kabupaten Boalemo. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Senin (7/9/2026).

Turut hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo Prof. Dr. Nurdin Baderan, SP., M.Si., Kepala Dinas Kesehatan Sutriyani Lumula, M.Kes., tim penilai seleksi, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo.

Dalam sambutannya, Bupati Rum Pagau menegaskan bahwa rumah sakit merupakan salah satu sentral pelayanan kesehatan yang memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keberadaan RSCG harus mampu memberikan pelayanan yang memenuhi harapan berbagai pemangku kepentingan, khususnya masyarakat Kabupaten Boalemo. Namun, ia mengakui bahwa untuk mewujudkan seluruh harapan tersebut membutuhkan proses, waktu dan kesabaran.

“Rumah sakit ini merupakan sentral pelayanan kesehatan. Semestinya bisa memenuhi harapan seluruh pemangku kepentingan, terutama masyarakat Kabupaten Boalemo. Tetapi kita harus memaklumi, tidak semua harapan itu bisa diwujudkan dalam waktu singkat. Membutuhkan waktu dan kesabaran,” ujar Rum Pagau.

Bupati juga menyinggung pergantian kepemimpinan di rumah sakit yang selama ini silih berganti. Menurutnya, terdapat sejumlah pimpinan yang telah berupaya mewujudkan harapan pemerintah dan masyarakat, meskipun hasilnya belum sepenuhnya sesuai dengan yang diharapkan.

“Silih berganti yang memimpin rumah sakit ini. Hanya ada beberapa orang yang mampu mewujudkan harapan itu, walaupun tidak sesempurna apa yang diharapkan oleh pimpinan dan masyarakat,” katanya.

Rum Pagau menilai peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya bergantung pada sosok direktur, tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas seluruh sumber daya manusia di lingkungan rumah sakit.

Baca Juga :  Momentum Wahyu Moridu, Kejaksaan Harus Bergerak!

Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur, termasuk tenaga dokter umum, dokter spesialis maupun tenaga medis lainnya.

“Kita menyadari masih manusia biasa yang melaksanakannya, sehingga kita perlu meningkatkan kapasitas seluruh ASN di Kabupaten Boalemo, termasuk para dokter, baik dokter umum, dokter spesialis maupun para medis,” jelasnya.

Direktur Baru Harus Profesional dan Berkarakter

Atas dasar itu, Pemerintah Kabupaten Boalemo melakukan proses seleksi untuk mencari figur yang dinilai mampu memimpin RSCG secara profesional.
Rum Pagau berharap proses seleksi tidak hanya mempertimbangkan kemampuan administratif, tetapi juga aspek tanggung jawab moral, karakter, kesabaran serta kemampuan membangun hubungan dan mengayomi seluruh tenaga kesehatan di lingkungan rumah sakit.

“Olehnya itu, perlu kita melakukan seleksi. Insya Allah dengan seleksi ini, kita akan mendapat seorang Direktur yang profesional, mempunyai tanggung jawab moral yang kuat, karakter, kesabaran yang tinggi, dan mampu mengayomi tenaga-tenaga medis yang ada di RSCG Kabupaten Boalemo,” tegasnya.

Bupati bahkan meminta tim seleksi bekerja secara efektif dan tidak memperpanjang proses penentuan calon Direktur RSCG.

Baca Juga :  Politik Tutuhia: Ketika Kawan Menjadi Lawan

Ia berharap figur terbaik dapat segera ditetapkan sehingga rumah sakit memiliki kepastian kepemimpinan dan dapat segera melakukan pembenahan pelayanan.

“Saya berharap kepada panitia tim seleksi untuk segera menentukan siapa yang terbaik menjadi Direktur RSCG Kabupaten Boalemo. Jangan terlalu lama. Kalau boleh, hari ini selesai, besok akan dikeluarkan SK,” tutur Rum Pagau.

Seleksi tersebut diharapkan menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Boalemo untuk mendapatkan sosok pemimpin yang tidak hanya memiliki kompetensi manajerial, tetapi juga mampu membangun soliditas internal dan mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Berita Terkait

PAD Tak Jelas, Videotron Tilamuta Telan Korban
17 Tahun di Intelkam, IPDA Suwendi Kini Pimpin Polsek Dulupi
Sinergi SherlyGo dan Bentor BI Melahirkan Dompet Clara: Inovasi Layanan Publik Masa Kini
Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar
Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan
Barcode Ada, Tapi BBM Sulit Didapat: Pemkab Boalemo Soroti Akses Subsidi
Kawal Revitalisasi Pendidikan, Bupati Rum Pagau Cek 20 Sekolah di Paguyaman
Dari Bongo 4, Langkah Baru Menyiapkan Generasi Boalemo

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:02 WITA

PAD Tak Jelas, Videotron Tilamuta Telan Korban

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:36 WITA

17 Tahun di Intelkam, IPDA Suwendi Kini Pimpin Polsek Dulupi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:40 WITA

Sinergi SherlyGo dan Bentor BI Melahirkan Dompet Clara: Inovasi Layanan Publik Masa Kini

Jumat, 18 September 2026 - 21:53 WITA

Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar

Rabu, 16 September 2026 - 17:09 WITA

Barcode Ada, Tapi BBM Sulit Didapat: Pemkab Boalemo Soroti Akses Subsidi

Berita Terbaru

Headline

PAD Tak Jelas, Videotron Tilamuta Telan Korban

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:02 WITA

Headline

17 Tahun di Intelkam, IPDA Suwendi Kini Pimpin Polsek Dulupi

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:36 WITA