Kabupaten Boalemo ketambahan Tiga Perda

- Jurnalis

Selasa, 29 Desember 2020 - 09:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Dipenghujung Tahun 2020, Kabupaten Boalemo ketambahan tiga buah Perda yang masing-masing, Perda tentang Pengarusutamaan gender, Perda tentang Kabupaten layak anak, Perda tentang usul inisiatif DPRD atas Ranperda tentang Badan Usaha milik Desa.

Hal itu ditandai dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama Antara Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo dengan DPRD kabupaten Boalemo terhadap tiga buah Ranperda menjadi Perda di Rapat Paripurna DPRD kabupaten Boalemo Selasa, 29-12-2020.

Baca Juga :  Miliki Kekayaan Alam langka, Boalemo terima kunjungan Sekjen UNESCO

Plt Bupati Boalemo, Anas Jusuf dalam pidatonya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pimpinan dan seluruh anggota DPRD yang sudah menyetujui tiga buah Ranperda untuk menjadi Perda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Disetujuinya Ranperda untuk menjadi Perda merupakan sinergitas antara eksekutif dan legislatif dalam pembentukan Produk Hukum untuk diterapkan di kabupaten Boalemo, untuk itu penghargaan setinggi-tingginya kepada Pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Boalemo,” ungkap Anas dalam Rapat Paripurna DPRD kabupaten Boalemo, Selasa (29/12).

tak hanya itu, tak lupa juga Plt. Bupati Boalemo mengucapkan terimakasih kepada seluruh Pihak yang terlibat dalam terbentuk tiga Ranperda yang kini sudah menjadi Perda.

Berita Terkait

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA