Gegara PJU, Masyarakat bakal Demo Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Boalemo

- Jurnalis

Selasa, 29 Desember 2020 - 17:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Pekerjaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Boalemo kini kembali dipersoalkan masyarakat. Pasalnya, pekerja penggali tanah pada Proyek Peningkatan Kenyamanan Dan Keasrian Lingkungan (PJU-TS) di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Boalemo mengeluhkan upah (gaji_red,) mereka yang belum juga dibayarkan.

Sebelumnya, kesepakatan dari Pihak Perusahaan, bahwa dalam penggalian tanah tersebut, mereka dijanjikan upah sebesar 100 ribu per lubang dan ada 10 lubang disetiap desa. Seperti dikatakan satu masyarakat Tabulo Kecamatan Mananggu kepada media ini.

Tak hanya didesa Tabulo, hal yang sama juga terjadi di Desa Tabulo Selatan dan Desa Keramat kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo

“Hingga selesai pekerjaan pelubangan tanah, kami belum menerima upah sepeser pun. Bahkan hal ini bukan hanya terjadi di Desa Tabulo, melainkan di Desa Tabulo Selatan dan Desa Keramat. Kami telah mempertanyakan hal ini. Namun jawaban mereka pekerjaan belum selesai. Padahal, jika dilihat lampu-lampu tersebut sekarang sudah mulai menyala,” ungkap warga yang enggan diketahui identitasnya, Selasa (29/12).

Oleh karena itu, Dirinya menuturkan, dalam waktu dekat ini akan melakukan demonstrasi di Dinas Lingkungan Hidup Boalemo apabila upah mereka belum juga dibayarkan.

“Jika upah kami belum juga dibayarkan, maka kami akan berkunjung ke Dinas Lingkungan Hidup Boalemo guna mempertanyakan upah kami,” tegasnya.

Sementara itu, ketika dihubungi via Whatsapp, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PJU-TS, menyampaikan sudah menghubungi pihak penyedia dan soal pembayarannya akan diselesaikan besok.

“Ya,, urusan pembayaran upah ada di kontraktornya. Akan tetapi kontraktornya saya hubungi katanya di selesaikan besok pembayarannya”. Kata Mengki melalui pesan WhatsApp.

Senada dengan itu, pihak penyedia yang ditemui Selasa (29/12) malam mengaku akan mengecek langsung kelapangan besok (Rabu 30/12_red,).

Berita Terkait

Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo
Perkuat Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian Lakukan Deteksi Dini ILTB dan Kunjungan Rumah di Desa Bongo Tua
Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat
Apresiasi Lokasi KNMP Boalemo, Irjen KKP Beri Sinyal Kehadiran Prabowo Subianto untuk Peresmian
Pemerintah Hadir: Lahmudin “Pasang Badan” soal Penanganan Banjir di Mohungo

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 18:40 WITA

Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme

Jumat, 24 April 2026 - 18:34 WITA

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 April 2026 - 13:49 WITA

Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Sabtu, 18 April 2026 - 13:22 WITA

Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo

Jumat, 17 April 2026 - 19:49 WITA

Perkuat Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian Lakukan Deteksi Dini ILTB dan Kunjungan Rumah di Desa Bongo Tua

Berita Terbaru

Advertorial

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:34 WITA