Cair 2,5 M. Dokumen Tagihan PJU cacat Administrasi ??

- Jurnalis

Jumat, 8 Januari 2021 - 08:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Mega Proyek Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten (DLHK) Boalemo, kembali menjadi pembicaraan dan menyita perhatian dari sejumlah pihak.

Pasalnya, Proyek di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Boalemo yang menelan anggaran kurang lebih 18 M itu, tak kunjung selesai dan meninggalkan masalah serius.

Baru-baru ini, terinformasi dokumen pencairan anggaran PJU untuk wilayah barat (Dulupi, Tilamuta, Botumoito, dan Mananggu) tertanggal 29 Desember 2020, cacat administrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu dibuktikan dengan verifikator yang sudah berganti tiba tiba, dan tidak memiliki Surat Keputusan (SK) Verifikator yang di tandatangani Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Boalemo.

Baca Juga :  Babak Baru Darwis Moridu-Anas Jusuf terkait kapal Todak 02

Padahal, dokumen tersebut digunakan untuk mencairkan anggran kurang lebih 2,5 M untuk pembayaran 89 % dari Progres pekerjaan 94%.

Kliping bukti registrasi tagihan PJU bagian barat Kabupaten Boalemo.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi kepada Bendahara Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Boalemo, Fandi Abidi membenarkan adanya pergantian tim Verifikasi dokumen tagihan pada tanggal 30 Desember 2020.

“Iya Pak. Tim Verifikasi kami ganti, karena ketika dihubungi tidak merespon, sedangkan tagihan sudah mendesak”. Kata Fandi Jumat (8/1)

Lebih lanjut Fandi menuturkan, upaya pergantian tersebut merupakan saran dari Kepala dinas dan hasil koordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen dalam hal ini Mengki Pomanto.

“Pihak BKAD mengembalikan dokumen tagihan karena tidak ada paraf dari verifikator. Karena sudah mendesak, tim verifikasi diganti dengan petunjuk dari Kepala Dinas dan berkoordinasi dengan Pak Mengki”.

Namun, ketika dimintakan SK dari Tim verifikasi pengganti, Fandi tak menyodorkan karena belum di tandatangani Kepala Dinas.

”SK-nya sudah selesai, tapi belum di tandatangani Kepala Dinas Pak”.

Sampai berita ini terbit, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pejabat Pembuat Komitmen tidak berada di kantor dan ketika dihubungi melalui telepon genggamnya tidak merespon.

Berita Terkait

Ngutang Lagi? Ketika Raja dan Penjaga Gerbang Mengawal 25 Keping Emas
Menuju Indonesia Emas, Kapolres Boalemo & DPD KNPI Targetkan Boalemo Zero Miras dan Judi
Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo
Perkuat Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian Lakukan Deteksi Dini ILTB dan Kunjungan Rumah di Desa Bongo Tua
Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:27 WITA

Ngutang Lagi? Ketika Raja dan Penjaga Gerbang Mengawal 25 Keping Emas

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:04 WITA

Menuju Indonesia Emas, Kapolres Boalemo & DPD KNPI Targetkan Boalemo Zero Miras dan Judi

Jumat, 24 April 2026 - 18:40 WITA

Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme

Jumat, 24 April 2026 - 18:34 WITA

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 April 2026 - 13:49 WITA

Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Berita Terbaru

Advertorial

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:34 WITA