Babak Baru Darwis Moridu-Anas Jusuf terkait kapal Todak 02

- Jurnalis

Senin, 19 April 2021 - 15:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Bupati Boalemo non aktip sementara, H Darwis Moridu kembali menyesalkan pernyataan Jubir khusus Plt Bupati Boalemo Helmi Rasyid dibeberapa media online.

Pasalnya, Darwis mengaku kesal dengan Helmi yang menyebutkan bahwa dirinya seolah-olah menguasai aset daerah seperti milik pribadi.

Darwis menyampaikan, bahwa Pantai Ratu merupakan salah satu aset daerah yang bergerak di bidang Pariwisata dan perlu mendapatkan sentuhan Pemerintah Daerah untuk menunjang aktivitas objek wisata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pantai Ratu itu juga aset daerah dan pernah menjuarai lomba wisata tingkat nasional. Jadi wajar ketika ada Aset Daerah yang ditempatkan di sana sebagai bentuk dukungan pemda untuk membangun sendi-sendi ekonomi masyarakat khususnya masyarakat Tenilo,” kata Darwis Moridu kepada media ini, Senin 19/04).

Dirinya juga menyampaikan bahwa dirinya tak pernah menggunakan aset daerah seolah-olah milik Pribadi. Bahkan beberapa asetnya pernah digunakan untuk membantu daerah.

“Jangankan aset daerah, alat pribadi saya saja beberapa kali digunakan dan tidak diminta bayarnya. Asal demi pembangunan daerah hingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Darwis

Darwis juga menuturkan, sebelum bulan Ramadhan dirinya sudah meminta kepada dinas terkait untuk menempatkan orang sebagai pengawas kapal Todak 02, namun karena alasan keterbatasan anggaran, hingga akhirnya tak terurus dan tenggelam.

Baca Juga :  Sekwan Boalemo & Skandal Perjalanan Dinas: Saksi Mahkota atau Tersangka utama ?

Menurutnya, alasan Anggaran yang diberikan dinas terkait sangat tidak relevan karena dari informasi yang berhasil dikumpulkan, dinas hanya menganggarkan pembelian gorden dan beberapa fasilitas dikapal yang akhirnya juga tidak bisa digunakan.

Kekesalan Darwis juga disebutkan kepada Pemerintah Daerah yang tak pernah lagi memperhatikan semua aset daerah yang pernah di lobby olehnya ketika sementara menjabat.

“Pemda harusnya lebih mengetahui tentang pantai Ratu. Beberapa aset disana itu ada karena BUMDes Tenilo ada MoU dengan Pemda. Mengapa harus ditarik ?, Bukankah Masyarakat juga berhak menggunakan aset daerah?.lagian Aset Daerah yang ada disana hanya kapal, itupun belum dimanfaatkan,” ungkap Darwis.

Sementara mengenai Pantai Ratu, harus kembali mengingatkan kepada Pemerintah Daerah tidak melupakan lomba yang pernah dimenangkan Pantai Ratu yang mewakili Indonesia Timur hingga memperoleh hadiah Rp.400.000.000,- dari Pemerintah Pusat.

“Kita jangan melupakan Prestasi yang pernah diraih dan mengharumkan nama Boalemo ditingkat pusat. Kenapa nanti sudah terjadi, baru kocar-kacir mengambil langkah,”. tutupnya.

Berita Terkait

Duduk, diam, gaji akan masuk; Menanti Suara di Gedung Rakyat, Fungsi DPRD Boalemo Diduga Mati Suri?
Masih soal mobil yang di pinjam Kejati, Klarifikasi Jubir Pemda dan Kabag Umum tidak substantif
Mobil Baru untuk Kejati, BPJS Menunggak dan Petani Menunggu: Di Mana Prioritas Pemda?
Pemda Boalemo dan Kejati Gorontalo Ugal-ugalan?: Antara Perencanaan yang Gagal dan Dugaan Peminjaman Ilegal
Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati
PKM Berlian Gelar Pelayanan KB Serentak Gratis dalam Rangka Harganas ke-33
Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:36 WITA

Duduk, diam, gaji akan masuk; Menanti Suara di Gedung Rakyat, Fungsi DPRD Boalemo Diduga Mati Suri?

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:32 WITA

Masih soal mobil yang di pinjam Kejati, Klarifikasi Jubir Pemda dan Kabag Umum tidak substantif

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:56 WITA

Mobil Baru untuk Kejati, BPJS Menunggak dan Petani Menunggu: Di Mana Prioritas Pemda?

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:05 WITA

Pemda Boalemo dan Kejati Gorontalo Ugal-ugalan?: Antara Perencanaan yang Gagal dan Dugaan Peminjaman Ilegal

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:31 WITA

Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati

Berita Terbaru