Sutriyani Lumula: Penyebaran Covid-19 di Boalemo hanya dibawah 1%

- Jurnalis

Kamis, 4 Februari 2021 - 17:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Pemda Boalemo) – Terjadwal pada tahap II dibulan Februari, sesuai pernyataan Kadis Kesehatan Provinsi, dr. Yana Yanti Suleman, Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo melalui Dinas Kesehatan menggelar Pencanangan Vaksin Sinovac, Kamis 4-2-2021.

“Secara singkat gambaran Covid-19 di Kabupaten Boalemo dari 2.296 orang yang telah kita lakukan tracking, pressing hingga treatment”.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula saat memberi sambutan dalam kegiatan Pencanangan tersebut turut dihadiri Plt Bupati Boalemo, Unsur Forkopimda, Pimpinan OPD, Ketua MUI, serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Boalemo tersebut.

Bertempat di Pendopo Kantor Bupati Boalemo, lebih lanjut Sutriyani Menyampaikan bahwa rata-rata angka serangan di Kabupaten Boalemo saat ini sedikitnya 0,2% dari jumlah penduduk yang kurang lebih 146 ribu sekian dengan jumlah yang terkonfirmasi 304 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo Sutriyani Lumula saat menyampaikan Penyebaran Virus Corona di Kabupaten Boalemo dalam angka. (Nan/Tr)

Mantan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak ini juga menjelaskan secara analisa dan perhitungan yang telah dilakukan bahwa angka reproduksi efektif Covid 19 saat ini di Kabupaten Boalemo berada dibawah angka 1 artinya angka ini menunjukkan bahwa transmisi virus di Kabupaten Boalemo masih bisa di Perbaiki

“Melihat angka tentu kita masih di bawa dari angka 1%. Namun ini belum bisa menggembirakan kita semua sebab di Kabupaten Boalemo kegiatan tracking, pressing dan treatment belum mencapai sasaran maksimal dari total populasi atau jumlah penduduk yang ada di Kabupaten Boalemo”.

Sehingga itu, Sutriyani berharap Kepada Seluruh Pemangku Kepentingan bersinergi dan semakin giat untuk melaksanakan (3R) tracking, pressing dan treatment.

Berita Terkait

Mobil Baru untuk Kejati, BPJS Menunggak dan Petani Menunggu: Di Mana Prioritas Pemda?
Pemda Boalemo dan Kejati Gorontalo Ugal-ugalan?: Antara Perencanaan yang Gagal dan Dugaan Peminjaman Ilegal
Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati
PKM Berlian Gelar Pelayanan KB Serentak Gratis dalam Rangka Harganas ke-33
Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:56 WITA

Mobil Baru untuk Kejati, BPJS Menunggak dan Petani Menunggu: Di Mana Prioritas Pemda?

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:05 WITA

Pemda Boalemo dan Kejati Gorontalo Ugal-ugalan?: Antara Perencanaan yang Gagal dan Dugaan Peminjaman Ilegal

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:31 WITA

Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati

Senin, 22 Juni 2026 - 12:30 WITA

PKM Berlian Gelar Pelayanan KB Serentak Gratis dalam Rangka Harganas ke-33

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Berita Terbaru