Anas Jusuf minta Dikpora jangan ada tekanan kepada seluruh Kepala Sekolah

- Jurnalis

Sabtu, 13 Maret 2021 - 16:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id – (Pemdan Boalemo) – Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabuapten Boalemo gelar Workshop Evaluasi tindak lanjut Standar Pelayanan Minimum (SPM).

Evaluasi yang dilakukan untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu, menunjukkan tingkat Pelayanan seluruh Sekolah SMP masih jauh dari kata layak.

“Menurut penilaian Ombusdman bahwa Standar Pelayanan Minimal (SPM) kita ( Kabupaten Boalemo; red,) masih sangat rendah dengan daerah yang terjauh di Indonesia Timur”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu diungkapkan Plt Bupati Boalemo Anas Jusuf saat membuka Workshop yang berlangsung di hotel New Rahmat Kota Gorontalo, sabtu 13-03-2021.

Baca Juga :  Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati

Turut di hadiri Kepala dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Hasan Makuta, S.Pd.,dan Kabid Dikdas Rikson Utiarahman, pada kesempatan itu, Anas Jusuf menegaskan kepada jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga untuk tidak melakukan penekanan kepada Kepala Sekolah dalam melaksanakan tugas.

Anas jusuf bersama Dikpora Boalemo dan beberapa Peserta Workshop. (HMS)

“mari kita menciptakan rasa nyaman dalam melaksanakan tugas sebagai Abdi Negara. Untuk Dinas Pendidikan, jangan sampai ada tekanan-tekanan kepada kepala-kepala sekolah dan tenaga pendidik lainnya, sehingga mengganggu konsentrasi dalam melayani proses pendidikan,” kata Anas.

Mengingat persoalan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sudah menjadi tanggung jawab bersama, Anas berharap kepada seluruh Kepala sekolah untuk benar-benar mengikuti materi dengan serius agar Standar Pelayanan Minimal tingkat SMP di Kabupaten Boalemo akan membaik.

Berita Terkait

Pemda Boalemo dan Kejati Gorontalo Ugal-ugalan?: Antara Perencanaan yang Gagal dan Dugaan Peminjaman Ilegal
Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati
PKM Berlian Gelar Pelayanan KB Serentak Gratis dalam Rangka Harganas ke-33
Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:05 WITA

Pemda Boalemo dan Kejati Gorontalo Ugal-ugalan?: Antara Perencanaan yang Gagal dan Dugaan Peminjaman Ilegal

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:31 WITA

Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati

Senin, 22 Juni 2026 - 12:30 WITA

PKM Berlian Gelar Pelayanan KB Serentak Gratis dalam Rangka Harganas ke-33

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Berita Terbaru