Rusli Palabbi Lantik Pengurus Lamahu Sulteng Periode 2020-2024

- Jurnalis

Sabtu, 20 Maret 2021 - 07:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Sulteng) – Selain Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG), Huyula Heluma Lo Hulandalo (Lamahu) merupakan tempat berhimpun bagi masyarakat yang berdarah Gorontalo yang berdomisili diluar Gorontalo.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Lamahu Sulteng, AKBP (Purn.) Hj. Rostin Tumaloto, SH saat Pelantikan Pengurus Lamahu Sulteng Periode 2020-2024 yang di selenggarakan di Gedung SMK Pancasila Palu, Sabtu 20-03-2021.

“Organisasi atau tempat berhimpun bagi masyarakat Gorontalo yang berdomisili di Prov. Sulteng ada dua, yaitu; Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo dan Lamahu, keduanya dibentuk atas dasar kecintaan demi terciptanya rasa saling peduli terhadap sesama masyarakat Gorontalo yang berdomisili di Sulteng”, ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjadi Ketua Lamahu Sulteng hingga 2024 nanti, dihadapan Pengurus dan Wakil Gubernur, Rostin juga membeberkan Programnya untuk Bulan Ramadhan.

“Lamahu juga memiliki satu program utama, yaitu peduli dhuafa dan tarwih keliling, yang di selenggarakan setiap bulan suci Ramadhan. Program peduli dhuafa ini untuk membagi-bagikan berupa paket sembako bagi masyarakat asal Gorontalo yang kurang mampu”. Bebernya.

Sementara itu, Dr. H. Rusli dg. Palabbi Wakil Gubernur Sulteng menyampaikan dalam sambutannya, mengaku bangga diundang dan diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutan dan melantik pengurus Lamahu Periode 2020-2024.

“sebenarnya saya juga merupakan keturunan asal Gorontalo dari ibu saya, yang berasal dari kampung Bugis (Gorontalo), maka saya bangga bisa berjumpa dengan keluarga besar saya yang di Sulteng,” kata Rusli

Wakil Gubernur Sulawesi tengah Rusli Palabbi saat memberi sambutan

Olehnya, Rusli berharap, seluruh masyarakat adar bersatu tanpa membeda-bedakan Suku, Adat, Ras dan Agama.

“Melalui kesempatan ini saya sampaikan bahwa organisasi atau kerukunan manapun yang berdomisili di daerah ini merupakan bagian dari keluarga besar kami, maka dari itu saya berharap hendaknya wadah ini dapat merekatkan dan mempersatukan rasa persaudaraan bagi setiap warga yang di daerah ini, jangan ada rasa saling membeda-bedakan antar suku, adat, golongan dan agama,” pungkasnya.(Rasya/Tr02).

 

Baca Juga :  Indohome go to Dulupi, Botumoito dan Wonosari

Berita Terkait

Hardiknas: Birokrasi dalam Pasungan Politik dan Nasib Generasi, Moralitas, serta Kemiskinan Boalemo
Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh
BALIK PROGRAM KKG: KETIKA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DIBAYAR OLEH SISWA MISKIN
Teater ‘Sistem Merit’ di Jakarta, Tragedi Maladministrasi di Boalemo
Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural
Lompatan Quantum: Ketika ‘Kapur Tulis’ Harus Mengurus ‘Neraca Koperasi’ Tanpa Magang
Peringati Hari Posyandu Nasional 2026, Puskesmas Berlian Perkuat Layanan Kesehatan Terpadu
Kursi Panas Kepala Dinas, Antara ‘Lelang Jabatan’ atau ‘Arisan Birokrasi’?

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:40 WITA

Hardiknas: Birokrasi dalam Pasungan Politik dan Nasib Generasi, Moralitas, serta Kemiskinan Boalemo

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:47 WITA

Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 22:47 WITA

BALIK PROGRAM KKG: KETIKA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DIBAYAR OLEH SISWA MISKIN

Kamis, 30 April 2026 - 19:11 WITA

Teater ‘Sistem Merit’ di Jakarta, Tragedi Maladministrasi di Boalemo

Kamis, 30 April 2026 - 17:17 WITA

Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural

Berita Terbaru

Headline

Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:47 WITA

Advertorial

Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:17 WITA