Dukung Indonesia Satu Data, Pemda Boalemo Launching Data Keluarga

- Jurnalis

Kamis, 1 April 2021 - 11:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Pemda Baolemo) – Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo, gelar lounching data keluarga tahun 2022, bertempat di rudis Plt Bupati Boalemo, kamis, 01-04-2021.

Plt Bupati Boalemo Anas Jusuf menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Boalemo yang telah melakukan pendataan keluarga.

“Terima kasih kami sampaikan kepada DPPKBP3A dimana pendataan keluarga ini di laksanakan 5 tahun sekali, untuk mengetahui potret secara menyeluruh kondisi keluarga yang ada diseluruh Indonesia,” ungkap Anas Kamis (01/04).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

sehingga itu, Pemerintah Daerah melalui DPPKBP3A berharap agar pendataan keluarga ini didukung Masyarakat agar berjalan lancar dan aman.

“Saya meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Boalemo, agar mendukung pendataan keluarga. Karena pendataan keluarga ini, disamping untuk memperoleh kondisi potret keluarga secara menyeluruh, juga untuk melengkapi data Indonesia menuju satu data,” harap Anas.

Anas juga berharap pendataan keluarga tersebut, dapat menjadi rujukan untuk pendataan-pendataan lainnya

“Mudah-mudahan pendataan ini bisa menjadi rujukan pendataan lainya. Tentu kami sebagai salah satu kelurga dalam pendataan ini,sangat mendukung apa yang di lakukan oleh BKKBN Perwakilan Provinsi Gorontalo dengan DPPKBP3A Kabupaten Boalemo”.

Pada kesempatan yang sama, Anas juga menyentil terkait stunting kabupatenBoalemo yang terbilang masih cukup tinggi.

“Stunting di Boalemo masih sangat tinggi. Terjadi Perbedaan data, kalau sesuai data yang di rilis tim Kab.Boalemo,stunting kita tahun 2020 tinggal 13,4 %, tetapi di tingkat nasional stunting Kab.Boalemo masih 36,7 % memang sistem mekanisme survey yang berbeda. Persoalan stunting ini mohon di seriusi,dan betul-betul melakukan langkah kongrit. Karena angka stunting kita masih cukup tinggi otomatis masa depan bangsa akan tergantung generasi yang kita lahirkan.

Baca Juga :  Satu Lagi Cara Dikes Boalemo tangani masalah Kesehatan Masyarakat

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Darah Muda di Pucuk PBB Gorontalo: Kisman Abubakar Siap Ubah Peta Geopolitik Daerah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:30 WITA

Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok

Berita Terbaru