Kontribusi Baru Ditengah Pandemi, KKNT UNG 2021 Desa Permata Gelar Vaksinasi Massal

- Jurnalis

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 22:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Bentuk kontribusi baru diera pandemi covid 19, mahasiswa KKNT Universitas Negeri Gorontalo 2021 menggelar vaksinasi massal bekerja sama dengan Pemerintah Desa Permata, Kecamatan Paguyaman, (Rabu,27/10/2021).

Keterlibatan mahasiswa dalam menyosialisasikan vaksinasi sebelum pelaksanaan menuai hasil yang signifikan. Terbukti dengan antusias masyarakat Desa permata yang berbondong-bondong mendatangi tempat vaksinasi yang ditaksir mencapai 50% dari populasi penduduk yang ada.

Kepada Trilogis.id, Koordinator Desa (Kordes), Khairul riski pamo menyampaikan, program yang mereka jalankan tidak terlepas dari amanat tri dharma perguruan tinggi. Berkat kerja sama dengan Pemerintah Desa Permata bersama seluruh unsur masyarakat, pelaksanaan tetsebut mampu diselesaikan dengan baik dan lancar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, di Desa ini kita diterima dengan baik, dan banyak program yang kita yang terlaksana dengan sukses berkat kerja sama antara KKNT UNG dengan seluruh unsur yang ada di Desa Permata,” Ujar Alun (Sapaan Akrbanya).

Baca Juga :  NaSa bakal surati BPK untuk audit khusus dana hibah Pemilu di KPU hingga Polres Boalemo

Dirinya menambahkan, kegiatan vaksinasi massal merupakan sebuah dukungan terhadap pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19 yang selama ini membelenggu sendi-sendi kehidupan masyarakat.

Disisi lain, Kepala Desa Permata, Syukriyanto R.Arsyad mengapresiasi mahasiswa KKNT UNG 2021 yang berkontribusi dalam pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan di Desa Permata. Pasalnya, keterlibatan mahasiswa menuai hasil positif dengan membuka paradigma berpikir masyarakat menuju Indonesia sehat dan baik.

“Alhamdulillah, untuk desa ini masyarakat sudah banyak yang mau di vaksin. Dan tentunya vaksinasi di desa ini sudah mencapai 50%, ini tidak terlepas dari bantuan adik-adik mahasiswa yang terus berupaya untuk menyosialisasikan kegiatan vaksinasi ini, saya banyak menucapkan terima kasih,”. Ucap Syukriyanto.

Baca Juga :  Kasus Penganiayaan kembali "diulik", Motifnya apa?

Tak hanya itu, Syukri mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi tetap memperketat penerapan protokol kesehatan agar terhindar dari bahaya virus covid-19.

Terakhir, Syukri membeberkan, vaksinasi di Desa Permata akan terus dilanjutkan, hingga Kabupaten Boalemo mencapai terget 80% dari populasi penduduk untuk menciptakan Herd Imunity dan membebaskan sendi-sendi kehidupan masyarakat yang selama ini terkungkung dalam jeratan virus yang membatasi segala aktifitas.

“Dan Alhamdulillah, edukasi sosialisai itu menuai respon positif dari masyarakat, mereka secara sadar melakukan vaksinasi dan ini akan terus berlanjut sesuai jadwal yang ditetapkan, sehingga target untuk vaksinasi Ini selesai dan juga sesuai harapan kita dan pemerintah desa, dimana ini bisa terealisasi minimal 80 persen di akhir tahun nanti,” Pungkasnya.

 

 

Berita Terkait

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA