Masih tentang Korupsi. Kejari Boalemo tetapkan 2 tersangka

- Jurnalis

Rabu, 13 April 2022 - 18:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo)- Rabu (13/4) tadi, Kejaksaan Negeri (Kejari) Boalemo menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi Pekerjaan Jalan Kecamatan Paguyaman-Wonosari tahun Anggaran 2015.

Kedua orang tersebut masing-masing HG alias Hance selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Boalemo dan FP alias Fery selaku kuasa direktur perusahaan.

Saat diwawancarai, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Boalemo, Ahmad Muchlis mengatakan, penetapan tersangka karena pihaknya  sudah mengantongi 2 alat bukti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alasan dilakukan penahanan terhadap keduanya sesuai dengan KUHAP agar para tersangka tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti, dan tidak mengulangi perbuatannya, keduanya ditahan di Lapas Kelas II B Boalemo” Ujar Kajari saat konferensi pers, Rabu (13/04/2022).

atas perbuatannya, kerugian negara mencapai ratusan juta rupiah berdasarkan hasil penghitungan

negara mengalami kerugian sebesar Rp.386.257.090 (Tiga ratus delapan puluh enam juta dua ratus lima puluh tujuh ribu sembilan puluh rupiah) berdasarkan hasil penghitungan BPKP, sehingga telah ditemukan 2 alat bukti lengkap kami menetapkan keduanya sebagai tersangka,” terang Ahmad.

Ahmad membeberkan, kedua tersangka diancam dengan pasal 2 ayat 1 Jo 18 UU No. 31 Tahun 1999 dengan ancaman hukuman minimal 4 Tahun Penjara.

Semoga ini menjadi peringatan bagi kawan-kawan yang ada di Kabupaten Boalemo, ketika melaksanakan pembangunan sesuai dengan spek atau RAB, dan tidak main-main dengan uang rakyat,” Tutur Kajari.

Terakhir,  Ahmad mengaku bahwa dugaan korupsi pada pekerjaan jalan 2015 itu tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru.

Baca Juga :  dr. Roni Imran ajak seluruh stakeholder dalan gerakan masyarakat hidup Sehat

Berita Terkait

Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan
Barcode Ada, Tapi BBM Sulit Didapat: Pemkab Boalemo Soroti Akses Subsidi
Kawal Revitalisasi Pendidikan, Bupati Rum Pagau Cek 20 Sekolah di Paguyaman
Dari Bongo 4, Langkah Baru Menyiapkan Generasi Boalemo
Cegah Campak Hingga Difteri, Tim BIAS Puskesmas Belian Turun ke Sekolah-Sekolah
Bupati Rum Pagau Letakkan Batu Pertama KNMP, Nilai Investasi Capai Rp10,8 Miliar
Tracing TBC Dirangkaikan BERMINAT, Puskesmas Berlian Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Desa Mutiara
Dukungan Mulai Mengalir, Ramli Syawal Disebut Layak Pimpin Kadin Boalemo

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:29 WITA

Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan

Rabu, 16 September 2026 - 17:09 WITA

Barcode Ada, Tapi BBM Sulit Didapat: Pemkab Boalemo Soroti Akses Subsidi

Senin, 14 September 2026 - 17:08 WITA

Kawal Revitalisasi Pendidikan, Bupati Rum Pagau Cek 20 Sekolah di Paguyaman

Sabtu, 12 September 2026 - 15:18 WITA

Dari Bongo 4, Langkah Baru Menyiapkan Generasi Boalemo

Kamis, 10 September 2026 - 14:06 WITA

Cegah Campak Hingga Difteri, Tim BIAS Puskesmas Belian Turun ke Sekolah-Sekolah

Berita Terbaru

Headline

Dari Bongo 4, Langkah Baru Menyiapkan Generasi Boalemo

Sabtu, 12 Sep 2026 - 15:18 WITA