Dikes Boalemo evaluasi Petugas Gizi dan Bidan di setiap Puskesmas

- Jurnalis

Selasa, 27 Desember 2022 - 18:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Dikes Boalemo) – Buku KIA merupakan beberapa catatan kesehatan di komunitas seperti Kartu Menuju Sehat (KMS) untuk mengukur pertumbuhan dan perkembangan bayi balita, kartu imunisasi, kartu ibu dan beberapa hal lainnya.

Karena berisi informasi kesehatan, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan, Buku KIA sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak yang meliputi imunisasi, gizi seimbang dan Vitamin.

Oleh karena itu, setiap ibu hamil harus memiliki, membaca dan memahami isi Buku KIA. Satu anak perlu memiliki satu buku KIA untuk memantau tumbuh kembangnya. Buku KIA harus disimpan, tidak boleh rusak / hilang serta perlu dibawa saat berkunjung ke fasilitas pelayanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merasa menjadi dinas teknis yang mengawal dan memantau tumbuh kembang Ibu hamil dan Janin, Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo melalui Bidang Kesehatan Masyarakat menggelar evaluasi pemanfaatan/penggunaan buku KIA/KMS untuk petugas kesehatan, selasa 27-12-2022.

Baca Juga :  "Jemput Bola", Dikes Boalemo Lakukan Vaksinasi di Kantor-kantor Desa

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo Hj. Sutriyani Lumula S.ST.,. M.Kes kebijakan Buku KIA sebagai telah lama ditetapkan, namun hingga saat ini, komitmen dalam pemanfaatannya di masyarakat masih belum sesuai harapan, sehingga perlu penguatan terutama kelengkapan pengisiannya oleh petugas kesehatan, kader dan orangtua.

Buku KIA ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Dari imunisasi, gizi seimbang dan Vitamin A. karena berisi informasi kesehatan, pemantauan dan pendampingan dari kita (Tenaga Kesehatan;red) sangat dibutuhkan,” kata Sutriyani Lumula saat menutup evaluasi penggunaan buku KIA/KMS yanh Bertempat di Grand Amalia Hotel.

Disisi lain, Sutri juga menerangkan bahwa Buku KIA mengintegrasikan beberapa catatan kesehatan di komunitas seperti Kartu Menuju Sehat (KMS) untuk mengukur pertumbuhan dan perkembangan bayi balita, kartu imunisasi, kartu ibu dan beberapa hal lainnya.

Buku KIA berisi informasi penting mengenai kesehatan ibu dan anak yang perlu dilakukan oleh ibu, suami dan keluarganya secara singkat dan padat, termasuk mengenai kewaspadaan keluarga dan masyarakat akan kesakitan dan masalah kegawatdaruratan pada ibu hamil, bayi baru lahir dan balita, sehingga pada akhirnya buku KIA menyumbang penurunan angka kematian bayi dan balita,” pungkasnya.

Terpantau, Kegiatan turut dihadiri oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, dr. Roni Imran, Kasie Kesehatan Ibu, Anak dan Gizi, Susanti Pahrun S.ST., dan seluruh petugas gizi dan Bidan dari Puskesmas dilingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo.

Berita Terkait

Pemda Boalemo dan Kejati Gorontalo Ugal-ugalan?: Antara Perencanaan yang Gagal dan Dugaan Peminjaman Ilegal
Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati
PKM Berlian Gelar Pelayanan KB Serentak Gratis dalam Rangka Harganas ke-33
Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:05 WITA

Pemda Boalemo dan Kejati Gorontalo Ugal-ugalan?: Antara Perencanaan yang Gagal dan Dugaan Peminjaman Ilegal

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:31 WITA

Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati

Senin, 22 Juni 2026 - 12:30 WITA

PKM Berlian Gelar Pelayanan KB Serentak Gratis dalam Rangka Harganas ke-33

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Berita Terbaru