Trilogis.id (Baolemo) – Direktur Utama atau Chief Executive Officer Rumah Sakit merupakan jabatan strategis dalam manajemen rumah sakit. Oleh karena itu, dibutuhkan sosok profesional yang memahami manajemen rumah sakit dan berjiwa enterpreneurship sebagai pucuk pimpinan manajemen rumah sakit.
Karena diduduki oleh seorang yang profesional, Apa yang bisa saya peroleh sebagai Direktur? Gaji bulanan rata-rata untuk pekerjaan Direktur di Indonesia berkisar dari Rp 28.500.000 hingga Rp 31.500.000, berdasarkan data yang ditulis oleh Wahyu Andrianto SH.,MH.
Namun berbeda dengan apa yang terjadi pada Plt. Direktur salah satu Rumah Sakit Daerah Tani dan Nelayan (RSUD-TN) yang tak sepeserpun menerima haknya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terinformasi sempat hampir sebulan menahkodai Menejemen Rumah Sakit Tani dan Nelayan, Plt yang diduduki Oleh dr. Rusli Aras tak diberi haknya.
Entah apa alasannya, yang bisa dipastikan, bahwa selama menjabat sebagai orang nomor satu di RSTN dr. Rusli tak menerima. Hal itu terlihat dari Bendahara Keuangan tak bisa menunjukan bukti atas pembayaran.
Belum lagi, ketika dikonfirmasi kepada Kasubag Keuangan RSTN, perihal bukti bayar, sama terjadi karena menurutnya, sebagai kasubag keuangan hanya akan melakukan pembayaran tergantung dari pengajuan yang dimasukan.
Bahkan, sempat menyinggung hal tersebut kepada Plt. Direktur dr. Rusli Aras enggan memberikan komentar.
Sebelumnya, Bendahara RSTN enggan berkomentar dan hanya diminta untuk menghubungi Direktur secara langsung. Namun Direktur saat dihubungi belum terhubung.
“Mohon maaf pak sya tdk tau klw bisa langsung sama ibu direktur,” tulis Bendahara RSTN dalam percakapan via WhatsApp, Senin,22-01-2024
Hingga berita ini diterbitkan, Pihak media masih akan melakukan konfirmasi kembali kepada Direktur RSTN.



















