Menanti Arah PDI-Perjuangan di Pilkada Kabupaten Boalemo

- Jurnalis

Minggu, 21 Juli 2024 - 21:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(Opini-Boalemo) – Tahapan pendaftaran Pilkada Kabupaten Boalemo semakin dekat, berbagai tokoh dimunculkan oleh publik yang dipercayakan menjadi Pasangan Calon yabg dijagokan masing-masing.

Tak hanya dimunculkan, ada juga yang meyakini sendiri dirinya bisa merebut kepercayaan rakyat Kabupaten Boalemo untuk menjadi orang Nomor 1 di Bumi Damai Bertasbih.

Sebut saja, sederet nama Bakal Calon yang sudah bisa dipastikan bisa meramaikan bursa Pilkada Kabupaten Boalemo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Sumarwoto dan Nurmawan Pakaya
  2. Rum Pagau dan Lahudin Hambali
  3. Wahyudin Lihawa dan Riko Djaini
  4. Burhanuddin Pulubuhu dan  Rivendi Luawo.

Mari kita membahas calon Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Boalemo yang secara realistis berpotensi bisa menjadi calon di Pilkada Kabupaten Boalemo tahun 2024.

Pertama, Sumarwoto dan Nurmawan Pakaya (MARWAH), menjadi salah pasangan calon yang sudah bisa dipastikan mengantongi rekomendasi Gerindra dan PAN.

MARWAH sendiri, menjadi Pasangan Calon yang digadang-gadang bakal mengantongi rekomendasi Partai Gerinda dan PAN. Gerindra sendiri berdasarkan hasil Pileg 14 Februari 2024 berhasil meraup suara hingga bisa merebut 4 kursi di Parlemen Kabupaten Boalemo ditambah 1 Kursi dari PAN.

Baca Juga :  Raih 17 Penghargaan, Dikes Boalemo tuai Apresiasi dari Pemda Boalemo

Menjadi Partai Koalisi di KIM dan menjalon hubungan dalam 1 Fraksi selama Periode 2019-2024, Sudah nisa dipastikan Pasangan MARWAH bisa melenggang mudah di Pilkada Kabupaten Boalemo 2024.

Kedua, Rum Pagau dan Lahmudin Hambali juga sama, sebagai Partai (Nasdem,red) yang berhasil merebut 4 kursi dan Golkar pun demikian, PAHAM Jilid 2 bakal menajdi lawan pasangan calon lain.

Ketiga, Penulis ingin menyampaikan, bahwa calon Wahyudin Lihawa- Riko Djaini (WALIRAJA) dan Burhanuddin Pulubuhu- Rivendi Luawo (BUPATI) saat ini tengah berjuang untuk memenuhi administrasi dan dokumen lainnya yang dimintakan oleh KPU sebagai pemenuhan syarat Bapaslon Perseorangan (Independen).

Memilih jalur non partai dengan sejumlah syarat penting dalam pencalonan, nampaknya berpotensi bisa turut andil dalam perhelatan 5 tahun sekali itu, meskipun sejumlah pihak berspekulasi keduanya bakal sulit melawati tahapan Verifikasi Faktual setelah perbaikan.

Pertanyaan selanjutnya, Bagaimana Arah PDI-Perjuangan dipilkada kali ini. Apakah Partai Besutan Megawati Soekarnoputri itu melabuhkan pilihannya kepada Kadernya ataukah akan melahirkan figur baru.

Baca Juga :  23 Januari dan PDI Perjuangan

Pasalnya, sejumlah nama muncul dikalangan simpatisan Partai PDI- Perjuangan pasca Hasil PSU untuk Dapil 6 Boalemo-Pohuwato tanggal 13 Juli 2024 kemarin.

Sebut saja, Nama Dedy Hamzah, setelah melihat hasil sementara dari PSU, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Faksi PDI-Perjuangan itu siap maju di Pilkada Kabupaten Boalemo.

Baliho dirinya yang bertuliskan Dedy Hamzah “Calon Bupati Boalemo 2024-2029”, pun mulai terpasang disejumlah titik di kabupaten Boalemo.

Selain Dedy, Nama Harijanto Mamangkey pun menjadi figur yang perlu dipertimbangkan untuk mengisi Tokoh PDI-Perjuangan yang bakal direkomendasikan di Pilkada Kabupaten Boalemo 2024.

Belum lagi ada beberapa orang yang sempat mendaftarkan pada saat rekrutmen yang dibuka oelh Partai Pemenang di Pileg Tanggal 14 Februari 2024 baru-baru ini seperti Abdul Gawi Gaffar, Sidikin Djafar, dan Rum Pagau

Lantas pilihan PDI-Perjuangan akan dilabuhkan kepada siapa,  apakah Kepada Kader-Kader Potensial atau kepada figur yang notabenenya bukan Kader Partai.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Peringati Hardiknas 2026, Pemkab Boalemo Tekankan Spirit “Deep Learning” dan Pembangunan SDM Unggul
Pelantikan “Instan” BKAD Tabrak Aturan: Di Mana Fungsi Pengawasan BKPSDM yang katanya Ketat ?
Menjaga Marwah Birokrasi; Antara Kompetensi Pemimpin dan Bahaya “Penumpang Gelap”
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo
Perkuat Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian Lakukan Deteksi Dini ILTB dan Kunjungan Rumah di Desa Bongo Tua
Apresiasi Lokasi KNMP Boalemo, Irjen KKP Beri Sinyal Kehadiran Prabowo Subianto untuk Peresmian

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:21 WITA

Peringati Hardiknas 2026, Pemkab Boalemo Tekankan Spirit “Deep Learning” dan Pembangunan SDM Unggul

Senin, 27 April 2026 - 23:45 WITA

Pelantikan “Instan” BKAD Tabrak Aturan: Di Mana Fungsi Pengawasan BKPSDM yang katanya Ketat ?

Sabtu, 25 April 2026 - 18:28 WITA

Menjaga Marwah Birokrasi; Antara Kompetensi Pemimpin dan Bahaya “Penumpang Gelap”

Jumat, 24 April 2026 - 18:34 WITA

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 April 2026 - 13:49 WITA

Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Berita Terbaru

Headline

Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:47 WITA