Wujudkan pemberdayaan perempuan dan anak, Pemda Boalemo bentuk “SAPA”

- Jurnalis

Jumat, 13 September 2024 - 21:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(Pemda Boalemo)  – Penjabat Sekretaris daerah Rahmat Biya, SKM., MM., membuka pelatihan kader Perempuan Relawan “Sahabat Perempuan” dan Anak (SAPA) tingkat Kabupaten Boalemo, bertempat di hotel Grand Amalia, 13-09-2024.

Rahmat Biya menyampaikan bahwa perbedaan peran dan posisi antara laki – laki-laki dan perempuan masih menjadi kendala dalam pelaksanaan pembangunan.

Pelaksanaan Pembangunan pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan terwujudnya keadilan setiap individu sebagai anggota masyarakat dalam segala aspek kehidupan, tanpa harus membedakan jenis kelamin, kelompok, ikatan primordial dan wilayah. Namun, dalam prakteknya memberikan dampak relatif berbeda antara laki-laki dan perempuan , baik dalam dimensi akses, partisipasi, kontrol dan manfaat,” ungkap Rahmat Biya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, hasil pembangunan memperlihatkan hampir semua bidang, pencapaian yang diraih perempuan tertinggal, di banding laki-laki.

Baca Juga :  Tak hanya teguran keras, Dugaan SPPD Fiktif Bawaslu Boalemo OTW DKPP

Ini berarti, Kata Rahmat, sangat berpotensi perempuan sebagai bagian dari sumber daya pembangunan belum diperhatikan dan implikasinya pada peran perempuan dalam pembangunan belum maksimal.

Baca Juga :  Pemda Boalemo dorong pencegahan pelecehan terhadap perempuan dan anak

Rahmat Biya menjelaskan, Sahabat perempuan dan anak (SAPA) merupakan relawan yang melakukan pengorganisasian sosial yang di dasarkan pada jaringan, norma atau kepercayaan diantara anggota yang memfasilitasi kerjasama dan koordinasi untuk mewujudkan kepedulian terhadap pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di tingkat keluarahan/desa.*

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Darah Muda di Pucuk PBB Gorontalo: Kisman Abubakar Siap Ubah Peta Geopolitik Daerah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WITA

Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA