AKSI 1 menuju Boalemo Zero Stunting

- Jurnalis

Rabu, 10 Maret 2021 - 08:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id(Pemda Boalemo) – Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo terus berupaya dan berkomitmen dalam menekan angka Stunting hingga menjadi Zero stunting.

Hal itu terlihat dari Pelaksanaan Analisis Situasi Stunting (AKSI 1) tahun 2021 di Kabupaten Boalemo yang digagas oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo yang bertempat di Hotel Grand Amalia, Rabu, 10-03-2021.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Sherman Moridu menegaskan tentang Komitmen bersama dalam menekan angka Stunting hingga Zero stunting.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tahun ini kita harus merumuskan bersama upaya AKSI 1, sebab sejak awal kita berkomitmen untuk menurunkan Stunting di Kabupaten Boalemo,” kata Sherman.

Lebih lanjut, Shereman membeberkan bahwa Kabupaten Boalemo merupakan wilayah yang berpotensi untuk mewujudkan penurunan angka Stunting, sebab dari tahun ke tahun menunjukkan penurunan.

“Ditahun 2015, Stunting di Boalemo berada 53 persen, maka terjadilah keleborasi dari OPD untuk menangani Stunting maka di tahun 2020 terjadilah penurunan 13,4 persen, walaupun secara nasional Boalemo turun tetapi harus tetap ada komitmen penanganan serius dari kita semua,” ungkap Sekretaris Daerah Boalemo.

Sebab seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo termasuk Boalemo terus gencar menurunkan angka Stunting sehingga perlu adanya upaya-upaya yang perlu kita lakukan bersama kedepan.

Baca Juga :  Dikes Boalemo teken MoU Rujukan SHK dengan RSUP Prof.Dr.Kandou Manado

Dalam kegiatan yang turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Sutriyani Lumula,Plt Kaban Bappeda Andres Adji, Kabag Protokol Setda Boalemo Risman Bantahari, Sekda Sherman juga menyampaikan di Kabupaten Boalemo ada 16 desa yang bakal menjadi fokus Stunting

Apa lagi sebelumnya ada 16 desa menjadi lokus Stunting, maka perlu di analisis lagi. Proses mengindentifikasi Stunting, data cakupan, program berjalan untuk intervensi penurunan Stunting, sehingga lewat analisis inilah menjadi hal penting di lakukan guna menekan menurunnya angka Stunting,” pungkasnya.

Berita Terkait

Menjaga Marwah Birokrasi; Antara Kompetensi Pemimpin dan Bahaya “Penumpang Gelap”
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Refleksi Hari Kartini, Kepala Puskesmas Berlian Ajak Perempuan Boalemo Jadi Pionir Kesehatan Keluarga
Pimpin Muscam V Tilamuta, Lahmuddin Hambali Tegaskan Kader Golkar Harus Jadi Motor Kepentingan Publik
Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo
Perkuat Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian Lakukan Deteksi Dini ILTB dan Kunjungan Rumah di Desa Bongo Tua
Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:28 WITA

Menjaga Marwah Birokrasi; Antara Kompetensi Pemimpin dan Bahaya “Penumpang Gelap”

Jumat, 24 April 2026 - 18:34 WITA

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 April 2026 - 13:49 WITA

Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Sabtu, 18 April 2026 - 18:27 WITA

Pimpin Muscam V Tilamuta, Lahmuddin Hambali Tegaskan Kader Golkar Harus Jadi Motor Kepentingan Publik

Sabtu, 18 April 2026 - 13:22 WITA

Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo

Berita Terbaru

Headline

Sekda Gagal, Kepala BKAD Ilegal?

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:40 WITA

Advertorial

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:34 WITA