Angka Stunting Boalemo terendah se-provinsi Gorontalo

- Jurnalis

Minggu, 28 April 2024 - 15:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Dikes Boalemo) – Komitmen Pemerintah Daerah dalam menekan angka Stunting di Kabupaten Boalemo berbuah hasil, Pasalnya, Stunting di kabupaten Boalemo turun signifikan dari angka 29,9% turun hingga 16%.

Hal itu berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia 2023 sehingga menempatkan Kabupaten Boalemo Lebih rendah dari seluruh Kabupaten Kota di Provinsi Gorontalo.

Menjadi salah satu liding sektor yang penting, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula, mengungkapkan bahwa hasil ini merupakan kerja sama lintas sektor dibawah pimpinan Pj Bupati Boalemo Sherman Moridu.

Meskipun hasil tersebut belum mencapi target, namun kata Sutriyani bahwa capain ini sudah sangat luar biasa karena terendah dari seluruh Kabupaten Kota di Gorontalo.

Kendati demikian, Sutri meminta komitmen dan kerjasama sama seluruh stakeholder sebab untuk mencapai target pemerintah pusat merupakan tugas yang sangat besar.

Menurutnya, saat ini pemerintah daerah sudah mengintervensi stunting dari hulu ke hilir.

“Intervensi kita saat ini sangat masif. Mulai dari pasangan pengantin hingga calon bayi. Jadi yang kita intervensi adalah perbaikannya gizi nya untuk calon pengantin. Bahkan untuk calon bayinya, kita ada program Pemberian Makan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil dan bayi balita,” Ujarnya.

Tak hanya itu, Sutriyanti mengaku tim kesehatan di wilayah kecamatan selalu melakukan intervensi kesehatan lingkungan masyarakat sebagai bentuk upaya pencegahan Stunting.

“Pada prinsipnya, untuk penurunan angka stunting ini butuh komitmen dan kerja sama. Dan hal ini sudah kita lakukan di Kabupaten Boalemo hingga mencapai angka terendah di Provinsi Gorontalo,” Pungkasnya.

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Darah Muda di Pucuk PBB Gorontalo: Kisman Abubakar Siap Ubah Peta Geopolitik Daerah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WITA

Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA